Belajar Menjadi Blogger – Catatan Penulis Pemula

 

Hand pointing at a Internet Marketing illustration on blue background.

Saya mulai baca-baca artikel tentang cara mencari uang lewat internet di pertengahan tahun 2014,
setelah mendengar sekilas percakapan lima orang di wifi corner tempat biasa saya nongkrong,
salah seorang diantaranya bercerita dia baru  datang dari kantor pos ngambil gajian dari hasil
nulis di blog pribadinya.

Awalnya saya tak terlalu tertarik dengan obrolan mereka, namun ketika baru mau pasang headset
dan dengerin musik dari laptop, karena tak mau terganggu kegaduhan orang-orang tadi, saya malah
jadi penasaran sendiri setelah dengar percakapan mereka selanjutnya,

“dapet berapa lu?”  tanya si A

“tiga juta, bla bla bla bla … ” jawab si B.

Kemudian mereka melanjutkan percakapan yang saya kurang paham istilah istilahnya dan tentu saja
saya terkejut, tidak menyangka penghasilan publisher-publisher di internet bisa sampai nominal itu.

Belajar Menjadi Blogger

Beberapa hari setelah itu saya rajin membaca-baca artikel tentang internet marketing
terutama di dunia blogging,  sambil membantu orang tua jaga rumah makan.

daftar di blog gratisan blogspot.com kemudian gabung di grup facebook ataupun komunitas lain
dan mulai membaca satu persatu file dan tanya jawab membernya. yang namanya awal-awal, sih,
pasti semangatnya 45.

lu1

Tapi, ya, setelah beberapa minggu jalan, rasa malas mulai datang, dan penyakit yang biasa hinggap
di para publisher pemula atau newbi pun muncul, beberapa hal yang saya alami ini, dulu juga saya
yakin mayoritas para pemula pernah mengalaminya :

  1. Ngabisin waktu gonta ganti template blog
  2. Pengen cepet dapat gajian dalam waktu singkat
  3. Bingung nulis artikel
  4. Bingung mulai dari mana

Ujung-ujungnya putus asa, termasuk saya sendiri.

lu2

Setelah berjalan hampir dua bulan, visitor paling cuma puluhan, pemikiran saya dulu, waktu yang
diluangkan  tidak sebanding yang didapatkan, main blogger cuma buang-buang waktu dan
saya merasa tidak berbakat.

pemikiran yang seharusnya bisa kita hindari jika kita memiliki optimistis tinggi
dan pantang menyerah.

Belajar Menjadi Publisher Youtube

Setelah dua minggu dihinggapi keputusasaan, 10 oktober 2014, saya mulai mencari  lagi
referensi  cara menghasilkan uang lewat internet.

Saya sangat membutuhkan tambahan uang saat itu, karena umur sudah 22 tahun
dan malu karena masih minta jajan sama ortu meskipun, ya … saya setiap hari membantu
mereka berdagang.

beberapa referensi menyarankan untuk jualan online, publisher youtube, MLM online,
klik-klik iklan di android, dan sebagainya bila ingin cari duit di internet.

Namun yang membuat tertarik dan baru saya ketahui adalah profesi publisher youtube,
dengan mengunggah video ke situs berbagi video youtube.com,
ternyata kita bisa  menghasilkan uang yang bisa dicairkan setiap bulan
(dengan berbagai syarat tertentu pastinya)

Kemudian saya gali lebih banyak lagi tentang keahlian menghasilkan uang lewat youtube tersebut,

pas

Hal yang pertama yang saya lakukan adalah mengaitkan akun youtube saya, dengan akun google
adsense yang saya buat dadakan saat itu juga. tak lebih dari sehari akun google adsense saya
approved, prosesnya ternyata tidak seperti mendaftar adsense via blog yang lumayan sulit.

Setelah itu muncul tanda $ di pengelola video, kebetulan sebelumnya saya memiliki beberapa
video tentang tutorial komputer yang saya buat menggunakan dekstop recorder. Setelah
dimonetisasi tanda $ yang sebelumnya abu abu berubah menjadi hijau.

green-dollar-symbol-on-grey-243351

kemudian saya cek video saya lewat komputer teman, dan ternyata video saya
sudah beriklan,

mo

Setelah itu saya menjadi rajin membuat video tutorial, membuat lirik lagu,
slideshow dan lain sebagainya dan mulai memahami algoritma yang dipakai
youtube untuk me-rating videonya.

Berbeda dengan dulu ketika pertama kali belajar blog,
kali ini saya banyak belajar dari kesalahan.

  1. Sabar dan tidak money oriented
  2. Banyak praktek, analisis keyword dan tidak bergantung pada teori orang lain
  3. Banyak berdo’a dan pantang menyerah

Kunci dari kesemuanya ternyata adalah praktek dan tidak takut salah diawal,

a

Justru ketika bulan-bulan awal, kita harus banyak berbuat salah,
mempelajari semua yang harus dipelajari, termasuk mungkin, ilmu-ilmu yang dianggap ‘sesat’
atau blackhat (mempelajari hanya untuk sekedar tahu saja)

Karena dengan berbuat salah, kita jadi tahu dan menjadikan itu pelajaran untuk
tidak dilakukan di kemudian hari.

expe

Di pertengahan 2016 setelah lepas dari pekerjaan, saya mulai merintis kembali jalan
untuk menjadi blogger dan mempelajari beragam ilmu internet marketing,
termasuk cara membuat olshop dan lain sebagainya.

Kemudian, mengapa saya memilih beralih dari publisher youtube ke blogger?

Kenapa mencari uang di blogger lebih baik dibandingkan mencari uang di adsense youtube?

dan apa saja kekurangan dan kelebihan diantara keduanya akan bahas di artikel saya selanjutnya

 

Terakhir, mencari uang itu mudah, asal tahu caranya dan benar niatnya

(kata mas Ibrahim Vatih, SEO Master)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *