Pengalaman Itikaf Di Masjid At-taqwa Cirebon – Ramadhan

Aplikasi-Jadwal-Imsakiyah-RamadhanKetika memasuki hari ke 11 ramadhan, saya baru mulai mencari cari info tempat i’tikaf
untuk 10 hari akhir bulan Ramadhan lalu, posisi saya ada di Kediri, di kampung Inggris saat itu,
rencananya, sebelum pulang kampung ke Purwakarta, saya ingin I’tikaf dulu di masjid di luar Jabar,

Memang, i’tikaf bisa dilakukan dimana saja, namun hanya di beberapa masjid saja yang memiliki agenda tambahan berupa kajian keislaman, qiyamulail berjamaah dan sebagainya,

Sebelumnya, saya biasanya menghabiskan waktu 10 hari terakhir Ramadhan di sekitaran Bandung, namun untuk Ramadhan 1437 hijriah, ingin sekali rasanya mencoba suasana baru agar lebih fresh, dan lebih semangat lagi dalam beribadah

Beberapa masjid menyelenggarakan i’tikaf ramadhan, namun informasi yang disebar ke internet sangat minim, hanya di wilayah Yogyakarta saja yang referensinya lumayan banyak, ada masjid Jogokariyan, masjid IC UAD, masjid Ulil Albab UII, masjid Gedhe kauman dan beberapa lainnya.

Namun pilihan saya ternyata malah jatuh ke masjid At-Taqwa di kota Cirebon, Jawa Barat ,

sejutamasjid.wordpress.com
sejutamasjid.wordpress.com

Selain karena lokasinya tak jauh dari stasiun, pertimbangan jarak antara stasiun cirebon dan stasiun Cikampek yang tak lebih dari 2 jam juga menjadi pertimbangan, jadi, kalaupun pulang di malam takbiran, nantinya masih bisa ikut takbiran

Perjalanan Ke Masjid At-Taqwa Cirebon

Saya naik kereta krakatau dari stasiun Kediri sekitar jam 8an pagi dan tiba di stasiun Cirebon selepas
magrib, turun dari kereta langsung ke pintu keluar dan buka google maps untuk mendapatkan petunjuk arah masjid.

Begitu keluar banyak sekali tukang becak yang menawari jasanya, namun dengan sabar saya tolak
karena saya ingin jalan kaki sambil menikmati suasana, tak lama berjalan, menara masjid pun terlihat megah, dan itu menjadi petunjuk jalan menuju ke arah masjid.

hello-pet.com
hello-pet.com

Suasana sangat ramai diluar masjid, banyak pedagang yang berjualan di area luar masjid dan diluar masjid juga ramai karena lokasi masjid berdampingan juga dengan Islamic Center dan alun-alun kota Cirebon.

Suasana tak kalah ramai juga terasa ketika masuk ke dalam masjid, banyak sekali jamaah yang sedang melakukan shalat tarawih baik laki-laki maupun perempuan.

Masjid ini terlihat makmur dan termanajemen dengan baik, fasilitas yang tersedia ditempat ini pun sangat memadai, mulai dari tempat penitipan barang, perpustakaan kecil, tempat wudhu yang luas dan sebagainya.

di area luar ada juga, cafe-cafe kecil yang menyediakan menu nasi jamblang, bakso, minuman, makanan ringan dan sebagainya yang kesemuanya di bawah manajemen kepengurusan masjid.

Setelah menitipkan barang dan berwudhu saya ikut shalat isya dan kemudian ikut shalat tarawih berjamaah dengan bacaan surah sekitar 1 juz per tarawihnya.

Setelah shalat tarawih saya pergi ke sisi ruangan aula sebelah kiri untuk beristirahat tidur, ada juga beberapa orang yang menggelar sajadahnya untuk sekedar rebahan.

Ketika bangun waktu sudah sekitar pukul satu malam, dan orang-orang sudah berada di ruang utama masjid untuk melakukan shalat sunat dan bersiap mendengarkan tausiyah, sebelumnya saya tidak tahu siapa pengisi materi tausiyah adalah Buya Yahya, pendiri dari LPD Al-Bahjah.

www.jurnalmuslim.com
www.jurnalmuslim.com

Inilah pertama kalinya saya bertatap muka langsung dengan Ulama sekaliber Buya Yahya, yang dengan gayanya yang kharismatik, tausiyah menyentuh hati, hingga gaya ceramahnya yang santun membuat banyak orang mengidolakannya, termasuk saya.

Setelah acara tausiyah selesai acara pun dilanjutkan dengan shalat tasbih berjamaah, dilanjut lagi dengan shalat qiyamul lail berjamaah menjelang pukul 03.00 pagi, kemudian mengantri makan sahur yang disediakan gratis atau bisa juga makan sahur di penjual nasi goreng dll di area luar masjid.

Setelah shalat subuh berjamaah biasanya ada yang langsung pulang kerumah masing-masing ataupun tiduran di sisi kanan dan kiri masjid dan sebelum berbuka ada juga kultum dan makanan untuk berbuka puasa yang disediakan gratis.

Suasana i’tikaf di masjid At-Taqwa,

i'tikaf ramadhan masjid at-taqwa cirebon
Istirahat sebelum lanjut Ibadah di sepertiga malam
Istirahat sebelum lanjut Ibadah sepertiga malam
Istirahat sebelum lanjut Ibadah sepertiga malam

 

Dua orang belia rela tidur beralaskan sajadah
Dua orang belia rela tidur beralaskan sajadah menghabiskan malam ramadhan
Istirahat sebelum lanjut Ibadah sepertiga malam
Istirahat sebelum lanjut Ibadah sepertiga malam

Jam 22.00 wib, di malam hari raya saya meninggalkan mesjid dan pergi menuju stasiun,
Sedih juga, karena dengan berakhirnya masa i’tikaf Ramadhan saya di masjid kota Cirebon ini, berakhir pula Ramadhan 2016.

Sore terakhir ramadhan sebelum pulang kampung
Sore terakhir ramadhan sebelum pulang kampung

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *