Pengalaman Masa Pengangguran

joglosemar.co
joglosemar.co

Setelah lulus SMK saya tidak melanjutkan studi langsung ke bangku kuliah dan tidak juga berusaha mencari kerja di pabrik, saya memilih menjalani profesi sebagai pengangguran terlebih dahulu selama satu tahun sebelum akhirnya memutuskan kuliah.

Setiap hari cuma nongkrong-nongkrong, gitar-gitaran gak karuan, ngomongin orang, nyuri singkong tetangga, main playsation, begadang sampai pagi, malam melek siang tidur seperti kelelawar, karena lama-lama bosan, setelah berprofesi sebagai pengangguran selama enam bulan, akhirnya saya memutuskan mencoba mencari kegiatan baru untuk mengisi waktu.

Ternak Jangkrik

agrotani.com
agrotani.com

Berawal dari kekonyolan salah satu teman saya yang disuruh bibinya untuk membersikan buku-buku di gudang rumahnya, kemudian dia menemukan sebuat buku tentang cara beternak jangkrik yang kemudian berhasil mengubah hidup saya dan teman saya menjadi lebih ancur.

Karena termakan rayuan teman saya si Dorman yang mengajak untuk beternak jangkrik, akhirnya saya mengeluarkan uang tabungan saya untuk modal usaha ternak jangkrik, uang itu digunakan untuk membuat kandang dan membeli induk jangkrik.

Tiga hari kemudian kandang jangkrik pun jadi dan indukan jangkrik kami beli di pasar, teman-teman saya dan orang-orang di lingkungan tentu saja menertawakan apa yang kami lakukan, ternak jangkrik bagi mereka adalah sesuatu yang absurd, tapi, saya gak memperdulikan apa yang mereka pikirkan, “KITA PASTI SUKSES DARI TERNAK JANGKRIK” nasihat si Dorman waktu itu.

membaca buku
ilustrasi

Kami mulai mempraktekan ilmu dari buku sakti yang bentuknya sudah agak luntur itu dan mengikuti setiap langkah demi langkah teori yang ada dalam buku panduan, dari mulai cara perawatan kandang sampai cara membuat tempat yang nyaman untuk jangkrik.

Didalam buku tertulis untuk pakan jangkrik cukup dengan memberinya pur dan disebarkan secara merata ke setiap sudut, namun karena teman saya yang berpendapat bahwa pur kurang bergizi, jadi kadang dia ngambil sayur-sayuran sisa dari dapur rumahnya untuk si jangkrik. pernah juga Bokir membeli buah semangka ke tukang rujak dan sengaja memberikannya pada jangkrik, alasannya, supaya jangkriknya sehat-sehat katanya. (terselah lu lah. hhaa)

” Jangkrik kita jangkrik elite, makanannya pun harus buah-buahan” Salah satu quote si Bokir di suatu pagi dan sampai sekarang masih terngiang di otak saya.

contact-person-mario-teguh-082110502502-atau-021-83218881-jpg
Karena kandang jangkrik kita ditempatkan di depan rumah si Bokir yang biasa juga di jadikan tempat nongkrong dan berada di area lalu lalang orang, kandang jangkring tersebut tentu saja kadang menarik perhatian orang, terlebih anak-anak yang biasanya mengerubungi kandang, melihat-lihat dan kadang mengubek ngubeknya.

Orang-orang sekampungpun jadi tahu kami beternak jangkrik, diantara mereka ada yang memberi apresiasi pada usaha kami, namun kebanyakan mah malah cekikikan dan geleng-geleng kepala melihat aktivitas kami.

Tapi dengan kata-kata bijak yang setiap hari dicapkan oleh Bokir yang semakin hari semakin gak jelas, saya tetap menjalani aktivitas ternak beternak dari, pagi siang sore standby buat ngasih makan jangkrik dan menyemprotinya dengan air agar kandang tetap dalam keadaan lembab.

“Kesuksesan Sebentar Lagi Datang … ”

menggapai-sukses

Setelah berjalan tujuh hari, ternyata jangkrik kami banyak yang mati, kemudian kita beli indukan jangkrik dan mencobanya lagi dengan beragam teknik beternak baru, dan ternyata hampir semua induk jangkriknya …. MATI LAGI, setelah jangkriknya mati dan mati lagi akhirnya kami pun mengibarkan bendera putih dan membebaskan jangkrik yang tersisa ke alam liar.

Setelah itu kami menjadi bahan guyonan orang satu kampung, bahkan si Bokir yang bernama asli Asep Darmawan ini sampai sekarang disebut sebagai SI JANGKRIK oleh orang-orang kampung.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *