Pengalaman Mencari Anak yang Diculik Wewe Gombel

misteri-dibalik-sosok-hantu-wewe-gombel1

Kejadiannya sekitaran akhir tahun 2009, waktu saya masih masih di sekolah menengah kejuruan, kedengarannya sih aneh juga, tapi, ya, percaya gak percaya, yang saya alami ini beneran nyata.

Saat itu saya lagi nongkrong dengan beberapa teman, maklumlah pemuda, kerjaannya tiap malam
cuma nongkrong dan gitar-gitaran di warung kopi, ngobrol-ngobrol gak jelas sampai larut malam, karena kebanyakan dari kami sekolah bagian siang juga.

Tiba-tiba teman saya datang pake motor, dan menyuruh kami untuk pergi ke perbatasan desa sebelah.

“Kesana euy, kita tolongin anak yang diculik!”

Saya dan sekitar 6 teman saya jelas kebingungan dengan maksud teman saya tadi, disatu sisi saya kira dia cuma bercanda, disisi lain saya berpikir bahwa mungkin ada anak yang diculik penjahat dan sebagainya.

Karena dia salah satu orang yang paling dihormati diantara kami, ya kita nurut saja, persiapin motor dan berangkat menuju desa Cibening, Purwakarta,  sementara teman saya tadi, ketika ditanya ada apa dan ada apa, cuma menjawab,

“Nanti juga kalian tahu, kalaupun gua jelasin kalian gak bakal percaya”

Setelah sampai kemudian, kita parkir motor disekitaran rest area, tempat yang biasa menampung bus-bus untuk istirahat dan membeli oleh-oleh sekembalinya dari liburan, tak ada aktivitas berlebih disana, malam itu hanya ada satu dua bis saja.

Kita berjalan ke sebelah kiri tempat itu, disana ada lahan pekubururan umum, didepannya ada beberapa orang yang memandang ke arah pemakaman, mereka adalah beberapa warga sekitar dan 2 orang guru yang ikut melakukan pencarian dan mereka pun menceritakan kejadian awalnya kepada kami;

Awal Mula Sang Bocah di Culik Wewe Gombel A.K.A Kelong Wewe

dsc000252

Diceritakan bahwa ada dua bus rombongan SMP dari Yogyakarta yang berwisata ke kota Bandung, dalam perjalanan pulang ke Yogyakarta mereka yang singgah dahulu di tempat pembelian oleh-oleh di daerah Purwakarta, salah seorang diantara mereka yang bernama Ari (kalau gak salah) ketika berjalan dari satu toko oleh-oleh ke toko lainnya dibentak oleh salah seorang pedagang karena dia memakan dagangnya dan langsung pergi, pikirnya mungkin semua yang ada ditempat itu disediakan gratis.

Mungkin karena masih belia, ketika dibentak mentalnya menjadi drop, kemudian dia pamit kesalah seorang temannya untuk pergi ke kamar kecil, namun bukannya pergi ke WC umum, dia malah pergi kelahan pekuburan di samping kiri tempat tersebut.

Selang satu jam ketika bus rombongan itu akan berangkat pulang, guru mengabsen murid-muridnya yang ada dalam bus, dan satu orang tak ada ditempat duduknya, kemudian guru dan beberapa temannya pun mencari di ke berbagai sudut didampingi oleh orang-orang dari pihak setempat, namun, Ari sang bocah belum balik ke dalam bus setelah pergi ke lahan di samping tempat oleh-oleh tersebut.

cara-menutup-mata-jin

Setelah beberapa menit mencari salah seorang guru berinisiatif menelpon seorang ustadz yang di kenalnya di daerah Yogyakarta melalui sambungan telepon, setelah menerawang, ustadz yang memiliki ilmu kebatinan tersebut menyimpulkan bahwa bocah tersebut disembunyikan salah satu makhluk jin yang bertempat disalah satu pohon besar di tempat tersebut, tak lupa beliau menceritakan deskripsi tempat tersebut dan setelah ditelusuri ditempat itu memang ada pohon seperti yang di deskripsikan lewat sambungan telepon tersebut …. Subhanallah

hipnotis

Para guru berdiskusi dan kemudian memilih tetap memberangkatkan bus, sementara dua orang guru tetap tinggal ditempat tersebut untuk memonitor keadaan dan ikut mencari muridnya bersama warga setempat.

Ingin tahu bagaimana keadaan Ari si bocah yang hilang di culik wewe gombel tersebut?
Tunggu kisah ini dalam artikel selanjutnya ….

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *