4+Teknik Dasar Permainan Bola Voli, Cara Bermain & Gambarnya, TERLENGKAP!

Teknik Dasar Permainan Bola Voli – Gemar maupun tidak, rasanya setiap orang familiar dengan olahraga bola voli (volleyball). Selain menjadi salah satu cabang olahraga yang diajarkan di sekolah, voli kerap menjadi perlombaan di banyak ajang.

Ini bisa mencakup pertandingan antarsekolah, wilayah, instansi, perayaan hari kemerdekaan, bahkan jenis acara nonformal seperti pertemuan arisan.

Permainan bola voli melibatkan dua tim yang saling berlawanan dengan jumlah anggota enam pemain. Untuk memenangkan pertandingan, setiap tim diharuskan “melempar” bola dari area lapangan sendiri melewati net ke wilayah lawan.

Ketika lawan tidak “sanggup” menerima dan mentransfer balik bola, maka tim tersebut akan mendapatkan poin. Tim yang mendapatkan poin terbanyak (25 Poin), akan dinyatakan sebagai pemenang.

Namun, Bila skor dalam sebuah pertandingan 24- 24 maka dilanjutkan dengan juicePemenang ditentukan oleh tim yang unggul dengan margin 2 poin. Misalnya 27- 25.

Dalam ranah internasional, olahraga bola voli dinaungi oleh Federation Internationale De Volleyball (FIVB). Sementara itu, di Indonesia sendiri, olahraga bola voli dinaungi oleh Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI).

 

Posisi Pemain Bola Voli dan Tugasnya

posisi pemain bola voli
wikimedia.org

Praktik permainan bola voli tidak lepas dari pengaturan posisi antara pemain satu dengan yang lainnya. Berikut adalah rincian terkait materi bola voli, peran, dan 4 posisi pemain bola voli dalam lapangan.

1. Tosser (setter) 
Dalam permainan bola voli, tosser merupakan sebutan bagi pemain yang memiliki tugas “mengoper” bola kepada teman satu timnya (spiker). Seorang tosser berperan dalam mengatur jalannya pertandingan. (lihat posisi no 3)


2. Spikker (smasher)

Dalam olahraga bola voli, poin akan diberikan apabila bola yang ditransfer lawan tidak sanggup diterima atau jatuh di area lapangan. Nah, untuk mendapatkan poin lebih, spiker atau seorang smasher bertugas untuk memukul bola agar bisa jatuh (dan gagal ditangkap) di area pertahanan permainan lawan.


3. Libero

Berkebalikan dengan seorang smasher, Libero bertugas untuk “mempertahankan” diri dengan menahan bola dari pukulan lawan. Libero dibebaskan ‘keluar-masuk’ pertandingan,

Libero adalah pemain yang tidak boleh melakukan servis, block, smash atau penyerangan Dalam sebuah tim, Baju yang dipakai seorang libero biasanya  berbeda dengan anggota tim lainnya.


4. Defender

Seperti halnya dengan peran libero, defender menjadi pemain yang juga bertugas untuk “mempertahankan” diri dengan menerima serangan dari tim lawan.

Teknik Dasar Permainan Bola Voli

bola voli
google images

Entah itu untuk memenangkan kompetisi atau bermain iseng, penguasaan teknik dasar amat diperlukan untuk mendukung jalannya pertandingan. Adapun 4 teknik dasar permainan bola voli ini penting diketahui, bahkan dikuasai oleh masing-masing pemain sesuai peranannya.

1. Service

Teknik service yang baik salah satunya berfungsi sebagai strategi untuk mengalahkan lawan, terutama ketika pemain mengarahkan bola pada area kosong atau pemain yang paling lemah atau tampak lelah. Setidaknya ada 4 macam service yang bisa dilakukan oleh pemain.

a. Teknik Servis Bawah  (Underhand service)

teknik servis bawah bola voli

Teknik servis bawah sangat sederhana, anda tinggal memegang bola di tangan yang berlawanan dengan pukulan. yakni, pemain tangan kanan memegang bola di tangan kiri, pun sebaliknya untuk pemain bertipe kidal. Kemudian pukul bola melewati area permainan lawan.
Langkah- langkah melakukan servis bawah
  • Tubuh berada dalam posisi tenang dan rileks
  • Gunakan satu tangan memegang bola dengan tangan lainnya sebagai pemukul. 
  • Pegang bola diantara pinggang dan lutut dengan lutut sedikit ditekuk
  • Kepalkan tangan kanan dengan jempol disisi kanan atau bisa juga diatas jari yang terlipat
  • Ayunkan tangan ke bagian bawah bola dengan titik kontak antara jari yang terlipat dan pergelangan tangan.
  • Servis bawah selesai .

Catatan : Anda bisa menggunakan bagian kanan kepalan tangan, pergelangan tangan, ataupun bagian antara jari yang terlipat dengan pergelangan tangan ketika memukul bola. Sesuaikan dengan kenyamanan anda. 

Selain itu anda juga dapat sedikit melambungkan bola ketika akan memukul bola seperti yang terlihat pada gambar diatas.

 

b. Teknik Servis Atas / Melayang (floating overhand serve)

teknik servis atas bola voli
Banyak orang sering menyamakan service atas dengan teknik smash. Disebut demikian, sebab teknik ini dilakukan dengan melemparkan bola lalu mengayunkan lengan dari arah atas dengan laju bola yang tidak berputar (melayang)

Cara melakukan servis atas bola voli

  • Letakan kaki kiri di depan kaki kanan selebar bahu
  • Pegang bola disekitar bagian wajah dan dada dengan tangan kiri,
  • Lambungkan bola sekitar 30-60 cm di depan kepala
  • kemudian pukul bola tersebut dengan jari- jari rapat melewati bidang permainan lawan.
  • Servis tangan atas dengan teknik melayang selesai.

Catatan : Proses pemukulan bola dapat dilakukan dengan telapak tangan, tangan yang tergenggam atau dengan tangan dimana keadaan ibu jari melipat dan menempel pada telapak tangan.

c. Teknik Servis Samping (Slider foating overhand)

teknik dasar permainan bola voli

Sesuai namanya, service samping dilakukan dengan posisi berdiri menyamping, lalu mengayunkan lengan memutar untuk melemparkan bola.

Langkah melakukan servis samping

  • Posisi awal sama seperti melakukan servis atas
  • Lambungkan bola sehingga bola sejajar dengan kepala
  • Pukul bola dengan menggunakan tangan kanan dengan gerakan seperti melingkar dari atas kebawah.
  • Teknik servis samping selesai.

d. Teknik Jumping Smash Bola Voli

teknik jump serve

Teknik ini adalah teknik servis tertinggi dan tersulit dalam bola voli, teknik jumping biasa digunakan pemain- pemain voli profesional ketika melakukan service.

Cara melakukan jumping servis bola voli

  • Pemain berdiri tegak, mengambil ancang- ancang menjauh dari garis batas lapangan voli.
  • Bila sudah siap, lambungkan bola tinggi ke depan atas
  • Ketika bola melambung lakukan tolakan dengan berlari pendek agar lompatan lebih optimal.
  • Ketika bola sudah ada dalam jangkauan, pukul bola tersebut sekencang- kencangnya ke area permainan lawan.
  • Teknik jumping service selesai

Catatan : Pemain tidak boleh menyentuh garis ketika melakukan tolakan atau lompatan. Namun, bila bola sudah terpukul maka boleh mendarat di garis lapangan ataupun di area permainan tim anda.

 

b. Passing

wikihow.com

Dalam pengertian sederhana, passing merupakan satu upaya seorang pemain untuk terlebih dulu mendapatkan bola, sebelum mentransfernya kepada pemain satu tim.

Passing (dikenal juga dengan reception) menjadi cara untuk “menerima” bola dari lawan, mengendalikannya, sekaligus menahan service (langkah penyerangan) yang dilakukan oleh lawan. Adapun teknik passing terdiri dari dua jenis, yakni:

a. Teknik Passing Atas

Merupakan teknik yang dilakukan dengan tujuan “mengoper” bola tinggi (atau ke arah atas). Dalam banyak kasus, teknik passing atas ini dilakukan sebagai teknik mengumpan, yang akan diarahkan kepada smasher sebagai bentuk attacking terhadap lawan.

b.Teknik Passing Bawah

Teknik passing bawah cenderung digunakan untuk mengoper bola-bola pendek. Harus diketahui, jenis passing bawah merupakan teknik yang dominan digunakan dalam permainan bola voli.

3. Spike (Smash)

youtube.com

Sebagai bentuk penyerangan (dilakukan untuk mendapatkan poin) teknik smash menjadi penting dalam sebuah pertandingan bola voli. Dengan kata lain, smash sendiri merupakan bentuk serangan yang paling banyak digunakan untuk “menumbangkan” lawan, sekaligus memenangkan pertandingan.

Adapun secara umum, smash dapat dimaknai sebagai teknik pukulan dengan kekuatan penuh—yang dilakukan dengan cara melompat. Nah, untuk mendapatkan poin, jenis pukulan ini akan diarahkan ke area lawan yang kosong, atau justru pemain (lawan) yang terlihat lengah.

Dalam sebuah permainan bola voli, berlaku aturan smash sebagai “pukulan ketiga”. Ini artinya, sebelum smash, ada beberapa langkah yang harus dilakukan, seperti halnya passing bawah (bola pertama), passing atas (bola kedua), lalu smash (bola ketiga).

Seorang smasher idealnya punya postur badan ataupun lompatan yang tinggi—untuk memastikan pukulannya benar-benar baik dan tepat sasaran (on target).

4. Block (Membendung)

google images

Teknik block atau “membendung” menjadi satu cara untuk mencegah dan menahan serangan lawan—dengan membentuk pertahanan (bendungan).

Secara umum, teknik blocking dilakukan dengan mengangkat kedua tangan yang dibarengi dengan lompatan yang tinggi menuju arah bola yang diberikan oleh lawan. Tujuannya, tak lain untuk menahan bola, agar tidak masuk ke dalam area sendiri.

Adapun teknik ini amat diperlukan oleh tim. Tidak heran, jika setiap pemain diharuskan “menguasai” teknik ini.

Untuk mewujudkannya, pemain pun harus berdiri dengan posisi kaki yang sejajar, lalu di saat bersamaan meletakkan kedua tangan berada di depan dada dengan posisi menghadap kea rah net; yang kemudian dilanjutkan dengan “lompatan” mengikuti arah bola yang dipukul oleh lawan.

Keberhasilan teknik block bergantung pada kemampuan si pemain (blocker) dalam membaca arah serangan lawan.


Nah, Itulah penjabaran terkait teknik dasar permainan bola voli, berikut peranan masing-masing pemain dalam permainan bola voli.

Bukan hanya itu, Bagi rekan sekalian yang gemar, bahkan memiliki keinginan besar untuk menjadi ahli dalam permainan bola voli, dapat mempelajari dan mempraktikkan langsung teknik-tekniknya secara berkala atau continue terus menerus.

Bagaimana pun ada pepatah yang mengatakan bahwasanya kebiasaan melahirkan keahlian.!

Adapun Anda juga bisa mendapatkan pengetahuan lain mengenai strategi, kliping, ukuran dan teknik penguasaan lapangan voli dengan membaca lebih lanjut beberapa artikel lainnya. Selamat mencoba!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *