PENGERTIAN MARKETING: Fungsi, Tujuan, Konsep, Strategi & Tugas Pemasaran

Pengertian Marketing adalah suatu sistem untuk melakukan kegiatan pemasaran secara keseluruhan mulai dari merencanakan produk, penetapan harga, promosi hingga merancang strategi pendistribusian produk untuk memuaskan para konsumen.

Marketing juga akan melakukan analisis pasar dan juga mengidentifikasi kebutuhan konsumen agar memudahkan sales saat terjun langsung dalam melakukan pemasaran produk.

Marketing atau Pemasaran merupakan salah satu inti dari kegiatan bisnis, karena produk sebagus apapaun jika fungsi ini tidak berjalan. Maka tujuan bisnis sulit untuk tercapai.

Pengertian Marketing

Pengertian Marketing
olympics30.com

 

Pengertian Marketing adalah seluruh aktivitas yang bertujuan untuk mempromosikan sebuah produk atau jasa yang ditawarkan suatu perusahaan kepada target pasar tertentu. Dengan kata lain, marketing adalah usaha untuk menarik perhatian calon konsumen.

Marketing atau pemasaran dapat dilakukan dalam berbagai cara atau bentuk dengan memanfaatkan beragam media, misalnya berupa iklan yang dipasang pada billboard, televisi, radio, media cetak, media digital, dan sebagainya.

Pengertian Marketing Menurut Para Ahli

  1. Menurut Philip Kotler -> Marketing adalah aktivitas sosial dan pengaturan yang dilakukan satu atau sekelompok orang untuk mendapatkan yang diinginkan dengan cara menciptakan sebuah produk untuk ditukarkan sejumlah nominal tertentu dengan pihak lain.
  2. Menurut Tung Desem Waringin -> Marketing adalah proses mengomunikasikan suatu nilai tambah yang lebih tinggi dari sebuah produk.
  3. Laksita Utama Suhud -> Marketing adalah usaha yang perlu dilakukan agar sebuah bisnis/usaha selalu tampak lebih baik dibandingkan para pesaingnya di kalangan pasar.
  4. Menurut Sutisna -> Definisi Marketing adalah usaha menyampaikan pesan kepada publik, terutama konsumen sasaran, tentang keberadaan sebuah produk di pasaran.

Tujuan Marketing

bizportdoes.com

Secara umum, tujuan marketing adalah untuk memperkenalkan produk kepada konsumen. Tujuan tersebut dapat dirinci lebih lanjut dalam tiga tujuan spesifik berikut ini.

  • Konsumen dapat mengetahui produk (barang/jasa) yang ditawarkan secara detail dan sebaliknya, produsen mampu menyediakan produk sesuai permintaan dan kebutuhan konsumen.
  • Perusahaan dapat menjelaskan secara rinci seluruh kegiatan yang berhubungan dengan aktivitas pemasaran, mulai dari deskripsi, desain, promosi, dan iklan produk hingga komunikasi dengan konsumen serta pengiriman produk.
  • Perusahaan bisa mengenali dan memahami konsumen dengan baik sehingga produk yang dihasilkan sesuai dan bisa “menjual dirinya sendiri”, artinya akan selalu dibeli konsumen tanpa perlu dilakukan upaya pemasaran lagi.

Fungsi Marketing

Pengertian pemasaran
satukabar.com

Selain memiliki tujuan yang jelas, marketing juga memiliki fungsi-fungsi lain yang menunjang aktivitas bisnis. Fungsi-fungsi tersebut bisa dibedakan menjadi enam macam dengan penjelasan sebagai berikut.

1. Fungsi Promosi

Promosi harus dilakukan dengan cara dan media yang tepat dengan memperhatikan target konsumen. Jika target pemasaran produknya adalah remaja atau dewasa muda, promosi dilakukan melalui kerja sama dengan para influencer di media sosial.

2. Fungsi Perantara

Setelah produk dikenal, harus ada pihak yang bisa menjadi perantara agar produk bisa sampai ke tangan konsumen. Dalam hal ini, pihak marketer yang menjadi penghubung antara perusahaan dan konsumen dengan cara mencari informasi, mengelompokkan produk, dan sebagainya.

3. Fungsi Pertukaran

Marketing memungkinkan terjadinya pertemuan antara produsen dengan konsumen dengan pendekatan yang sesuai dan disukai konsumen. Jika sudah merasa mengenal dan membutuhkannya, konsumen akan bersedia menukarkan sejumlah uang untuk mendapatkan produk tersebut.

4. Fungsi Distribusi

Agar bisa sampai ke tangan konsumen, sebuah produk harus didistribusikan dengan cara dipindahkan, diangkut, dan disimpan. Marketing harus menentukan lokasi-lokasi yang potensial, yaitu tempat barang/jasa tersebut banyak dicari.

5. Fungsi Riset

Untuk menentukan target pasar yang tepat, tim marketing harus melakukan riset terlebih dahulu sehingga akan mendatangkan hasil yang diinginkan. Riset biasanya dilakukan melalui survei, lalu dianalisis untuk menghasilkan kesimpulan.

6. Fungsi Penjualan

Marketing juga memiliki fungsi penjualan langsung kepada konsumen untuk membantu tim sales untuk mencapai target. Hal ini disebabkan fungsi utama marketing, yaitu promosi, berkaitan secara langsung dengan penjualan.

Tugas Marketing

pojokbisnis.com

Seorang marketing officer merupakan ujung tombak perusahaan yang sangat menentukan kesuksesan sebuah produk di pasaran. Untuk itu, baik perusahaan maupun marketing officer wajib memahami hal-hal pokok yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya.

1. Melakukan Riset Pasar

Harga sebuah barang produksi tidak hanya ditentukan oleh harga bahan baku dan biaya produksinya, tetapi juga beberapa faktor lain. Selain mempertimbangkan keunggulan produk, untuk menetapkan harga yang tepat, marketing harus melakukan riset pasar untuk mengetahui harga produk sejenis.

2. Mengidentifikasi Kebutuhan dan Harapan Konsumen

Seorang konsumen akan memutuskan untuk memilih sebuah produk jika produk tersebut sesuai dengan kebutuhan dan keinginannya. Karena itu, marketing harus mampu melihat apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen sehingga perusahaan dapat menawarkan produk yang pasti dibeli konsumen.

3. Membuat Perencanaan Produk

Berdasarkan hasil identifikasi terhadap kebutuhan dan harapan konsumen, tim marketing dapat memberikan usulan perencanaan produk kepada tim produksi. Dengan demikian, produk yang dihasilkan memiliki peluang tinggi untuk dipasarkan dengan luas dengan tingkat penjualan yang tinggi. 

4. Merancang Strategi Pemasaran

Produk yang baik perlu didukung oleh strategi pemasaran yang tepat sasaran. Jika tidak, produk tersebut akan menjadi sia-sia atau tidak mencapai target penjualan yang ditetapkan. Strategi pemasaran meliputi bentuk dan media promosi beserta target yang ingin dicapai sehingga bisa dievaluasi keberhasilannya.

5. Melayani Konsumen dengan Baik

Kualitas dan kesesuaian produk dengan kebutuhan dan harapan konsumen sangat menentukan penjualan. Namun, pelayanan dari perusahaan yang diwakili tim marketing juga ikut memengaruhi keputusan konsumen. Pelayanan yang baik akan menghasilkan konsumen yang loyal pada produk Anda.

Perbedaan Marketing dan Sales

cirebonradio.com

Secara umum, perbedaan marketing dan sales dapat dilihat dari bidang tugasnya. Marketing merupakan bagian dari aktivitas bisnis yang fokus pada perencanaan produk, penetapan harga, promosi produk, dan pendistribusian produk untuk memuaskan konsumen.

Sementara itu, aktivitas sales hanya fokus pada penjualan produk. Tidak seperti marketing yang harus menjaga citra produk dan kepuasan konsumen, tugas sales hanya menawarkan produk agar konsumen tertarik untuk membeli dan target penjualan bisa tercapai.

Dilihat dari tujuannya, marketing dan sales juga memiliki perbedaan yang sangat jelas. Marketing mempunyai target untuk mengakuisisi konsumen dengan mencari cara untuk mendatangkan konsumen sebanyak-banyaknya. Sementara itu, target sales adalah meningkatkan omzet perusahaan.

Adapun secara lebih detail, perbedaan marketing dan sales adalah sebagai berikut.

1. Marketing

  • Mengutamakan kebutuhan dan keinginan konsumen.
  • Berorientasi pada profit.
  • Perencanaan bersifat jangka panjang.
  • Menekankan pada inovasi teknologi untuk menghasilkan cost value yang lebih baik.

2. Sales

  • Mengutamakan produk.
  • Berorientasi pada volume penjualan.
  • Perencanaan bersifat jangka pendek.
  • Mempertahankan teknologi yang sudah ada dan mengurangi biaya.

Strategi Marketing

hubspot.com

Agar bisa mencapai tujuannya, marketing pun harus dilakukan dengan strategi yang tepat. Seiring dengan perkembangan teknologi, strategi marketing pun semakin berkembang dan beragam jenisnya. Di bawah ini adalah beberapa strategi marketing yang banyak diterapkan saat ini.

1. Iklan Berbayar

Ini merupakan strategi marketing yang sudah cukup lama dikenal, tetapi masih tetap dilakukan hingga saat ini karena terbukti efektif untuk memperkenalkan produk secara luas. Strategi ini dijalankan dengan cara perusahaan membayar penyedia ruang iklan untuk menampilkan produknya sehingga dikenal luas.

2. Marketing Transaksional

Strategi transaksional sangat efektif untuk mendongkrak penjualan. Memberikan diskon atau kupon belanja, promosi, atau mengadakan acara besar adalah beberapa contoh strategi pemasaran transaksional. Cara-cara ini terbukti mampu menarik minat konsumen untuk membeli produk lebih banyak.

3. Marketing Interaktif

Marketing interaktif dilakukan dengan melibatkan konsumen dalam proses marketing itu sendiri. Salah satu contohnya adalah dengan mencantumkan nama konsumen pada produk edisi terbatas atau teknik kustomisasi lainnya. Cara ini cukup efektif untuk meningkatkan permintaan dan loyalitas konsumen.

4. Marketing Melalui Media Sosial

Tingginya jumlah pengguna media sosial merupakan pasar yang sangat potensial. Selain jangkauannya tak terbatas, pemasaran melalui media sosial juga sangat hemat biaya, mudah dilakukan, dan menjangkau banyak lapisan konsumen. Selain meningkatkan omzet, brand produk lebih cepat dikenal.

5. Marketing Melalui Konten

Dalam dunia digital, konten sangat berharga dan inilah yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu strategi marketing. Pemasaran tidak dilakukan dengan menawarkan produk secara langsung, tetapi dengan menciptakan dan mendistribusikan konten yang informatif, bernilai, dan dibutuhkan konsumen.

Konsep Marketing

ucedc.com

Agar marketing dapat dilakukan secara tepat dan bisa mencapai tujuannya, tim marketing atau pelaku bisnis harus lebih dahulu mengetahui beberapa konsep dasar marketing. Konsep marketing meliputi beberapa hal berikut ini.

1. Kebutuhan dan Keinginan Konsumen

Kebutuhan adalah ketiadaan rasa tercukupi yang jika tidak terpenuhi akan menimbulkan akibat yang fatal. Kebutuhan tidak dapat diciptakan, melainkan sebuah hakikat biologis dan kondisi konsumen sendiri. Sementara itu, keinginan adalah sesuatu yang jika tidak terpenuhi tidak menyebabkan masalah.

2. Produk

Di dalam konteks marketing, produk adalah penawaran yang bisa berupa barang, jasa, atau gagasan yang dihasilkan oleh produsen dan ditawarkan kepada konsumen untuk memenuhi kebutuhannya.

3. Nilai, Biaya, dan Kepuasan Konsumen

Kebutuhan konsumen tidak bisa disamaratakan dan setiap produk memiliki tingkat pemenuhan kebutuhan yang berlainan. Penilaian konsumen terhadap sebuah produk menjadi pertimbangan penting bagi produsen (tim marketing) dalam menciptakan sebuah produk.

4. Pertukaran dan Transaksi

Dalam aktivitas marketing, terdapat kesepakatan antara produsen dan konsumen dalam melakukan pertukaran, baik antara produk dengan uang maupun produk dengan produk lainnya.

5. Hubungan dan Jaringan Pemasaran

Hubungan dalam konsep marketing adalah transaksi untuk memenuhi kebutuhan konsumen sekaligus mempertahankan bisnis dalam jangka waktu panjang. Perusahaan juga perlu mengembangkan jaringan pemasaran antara produsen dengan konsumen, karyawan, pemasok, dan lainnya.

6. Pasar

Yang dimaksud pasar adalah para pembeli atau konsumen yang memiliki kebutuhan dan mampu melaksanakan pertukaran nilai sehingga terjadi transaksi. Ukuran pasar tergantung pada jumlah konsumen dan sumber daya yang ditukarkan dengan kebutuhan konsumen.

7. Pemasar dan Calon Pembeli

Pemasar akan mengidentifikasi dan mencari calon pembeli yang ingin memenuhi kebutuhannya sehingga bersedia melakukan transaksi.

Persaingan bisnis yang semakin ketat menuntut para pelaku bisnis untuk terus melakukan inovasi-inovasi pemasaran yang kreatif. Salah satu caranya adalah dengan melakukan adaptasi marketing agar sejalan dengan tren konsumen sehingga produk yang ditawarkan mampu memenangkan persaingan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *