PENGERTIAN PARAGRAF : Fungsi, Ciri, Jenis-Jenis Paragraf dan Penjelasannya

Paragraf adalah suatu tulisan karya ilmiah atau karangan dalam sebuah kalimat dimana penulisannya diawali dengan baris baru. biasanya dalam sebuah tulisan atau kalimat paragraf dibuat agak masuk kedalam dengan beberapa ketukan spasi dengan tujuan dapat memberikan gagasan atau ide-ide dari penulis.

Demikian pula pada penulisan paragraf selanjutnya dapat diikuti seperti paragraf pertama atau paragraf diatas.

 


Fungsi Paragraf


Dalam penulisan paragraf memiliki beberapa fungsi, diantaranya :

  1. Paragraf dalam sebuah kalimat dapat menjadi pengantar sebuah ide-ide, isi kalimat dan kalimat penutup pada tulisan yang dibuat oleh penulis.
  2. Mencurahkan suatu perasan dan pemikiran penulis dalam sebuah karya atau kalimat dalam bentuk tulisan yang dibuat secara logis dan dapat diterima oleh pembaca.
  3. Paragraf tak hanya mencurahkan segala sesuatu tentang pemikiran dan perasan, tetapi paragraf juga dapat membantu pembaca untuk memahami segala sesuatu mengenai isi dan topik dalam sebuah tulisan.
  4. Dalam penulisan paragraf dapat memudahkan penulis untuk menyusun segala sesuatu mengenai isi pemikiran sang penulis.
  5. Dapat membantu penulis dalam mengembangkan gagasan-gagasan atau ide dari segala sesuatu yang berhubungan dengan topik yang ingin ditulis oleh penulis menjadi sebuah karya tulis yang akan dibuat.

 


Ciri-Ciri Paragraf


pengertian paragraf
pixabay.com

Selain memiliki fungsi, paragraf juga memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Pada kalimat pertama atau utama paragraf harus masuk agak kedalam dengan beberapa ketukan spasi. Ketukan spasi dalam paragraf sekitar lima ketukan, biasanya ketukan lima spasi ini digunakan untuk jenis kalimat atau karangan yang biasa.
  2. Paragraf biasanya digunakan sebagai pikiran utama dalam sebuah kalimat atau topik yang telah ditentukan oleh penulis.
  3. Kalimat topik dan kalimat pengembang dalam paragraf memiliki fungsi dalam penulisan dimana fungsi tersebut dapat menjelaskan atau menerangkan pikiran utama dari penulis dalam menuliskan sebuah karya atau karangan dalam sebuah kalimat topik.
  4. Selain itu pada poin keempat paragraf juga memakai sebuah kalimat penjelas dalam tulisan dimana kalimat penjelas tersebut berisikan tentang kedetailan dari kalimat topik. Paragraf memang bukan kumpulan dari kalimat topik, tetapi paragraf disini berisi beberapa kalimat penjelas dan hanya satu kalimat topik.

 


Jenis-Jenis Paragraf


Berikut ada beberapa jenis paragraf berdasarkan isi dan letak kalimat pokok :Paragraf Berdasarkan Letak Kalimat Pokok Dan Contohnya:

  1. Paragraf Deduktif

Paragraf ini adalah ditandai oleh suatu kalimat atau paragraf yang terletak di awal paragraf. Contohnya : membaca memang penting dalam menguasai berbagai ilmu pengetahuan. Seseorang yang ingin memiliki pengetahuan dibidang kesehatan, cukup membaca buku-buku terkait dalam bidang kesehatan.

Ingin memiliki kemampuan dibidang ilmu komunikasi, cukup mempelajari buku-buku ilmu komunikasi. Sama seperti halnya mengenai ilmu pengetahuan lainnya, hanya cukup membaca buku-buku pengetahuan berdasarkan bidang anda pilih.

  1. Paragraf Induktif

Paragraf ini adalah sebuah kalimat atau paragraf dimana ide pokoknya berada di akhir paragraf.

Contohnya: seseorang yang ingin memiliki pengetahuan di bidang kesehatan, hanya cukup membaca buku-buku tentang kesehatan. Jika ingin memiliki kemampuan dibidang ilmu komunikasi cukup membaca buku-buku terkait bidang ilmu komunikasi. Sama halnya dengan ilmu pengetahuan lain. Jadi membaca memang penting dalam menguasai berbagai ilmu pengetahuan.

  1. Paragraf Campuran

Paragraf ini adalah suatu kalimat atau paragraf yang dicampur antara paragraf awal dan paragraf akhir.

Contohnya : membaca memang penting dalam menguasai berbagai ilmu pengetahuan. Seseorang yang ingin memiliki pengetahuan dibidang kesehatan, cukup membaca buku terkait dalam bidang kesehatan. Ingin memiliki kemampuan dibidang ilmu komunikasi, cukup mempelajari buku-buku ilmu komunikasi.

Sama halnya mengenai ilmu pengetahuan lainnya hanya cukup membaca buku-buku pengetahuan berdasarkan bidang yang di pilih. Sekali lagi membaca memang penting dalam menguasai berbagai ilmu pengetahuan.

  1. Paragraf Narasi

Dalam jenis paragraf ini tidak memiliki kalimat ide pokok maupun kalimat yang dijelaskan, karena semua kalimat pada paragraf ini dianggap semuanya penting.

Contohnya : seseorang yang ingin memiliki pengetahuan dibidang kesehatan, cukup membaca buku-buku terkait dalam bidang kesehatan. Ingin memiliki kemampuan dibidang ilmu ilmu komunikasi, hanya cukup membaca buku tentang ilmu komunikasi. Sama halnya dengan ilmu pengetahuan lainnya cukup membaca buku-buku yang terkait dengan ilmu yang dipelajari.

Paragraf Berdasarkan Yang Ditinjau Dari Isinya Beserta Contohnya Dibedakan Sebagai Berikut :

  1. Paragraf Eksposisi

Paragraf ini adalah suatu kalimat yang memaparkan sebuah isi paragraf terhadap suatu masalah atau sebuah peristiwa.

Contohnya: kegiatan dalam merayakan ulang tahun TNI ke 72 tanggal 5 Oktober 2017 di lapangan blang padang banda aceh. Semua warga banda aceh turut hadir menyaksikan serangkaian acara ulang tahun TNI ke 72 dengan berbagai ragam acara seperti : Drumband, Tari Saman dan acara lainnya.

  1. Paragraf Deskripsi

Paragraf ini adalah suatu kalimat yang memaparkan isi gambaran pada suatu keadaan atau sebuah peristiwa yang bentuk tulisan sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar dan merasakan serta mengalami peristiwa tersebut.

Contohnya: saat brownis coklat buatan ibuku dihidangkan untukku, wangi brownis coklatnya langsung tercium enak oleh hidungku. Saat aku mencoba memakannya, bentuk dan rasa manisnya langsung membuat lidahku bergoyang. Sungguh, ibuku sangat pandai sekali membuat brownis coklat ini.

  1. Paragraf Persuasi

Paragraf ini adalah sebuah kalimat atau paragraf dimana isinya dapat mempengaruhi atau membujuk pembaca untuk memperoleh pendapat dan gagasan yang sama dengan penulis.

Contohnya: membaca memang merupakan faktor penting dalam menguasai berbagai ilmu pengetahuan. sebab seseorang tak memiliki niat untuk membaca pasti tidak banyak memiliki tingkat pengetahuan. Karena ilmu pengetahuan biasanya bersumber dari buku. Misalnya anak yang pandai dalam pelajaran, biasanya dia akan menjadi kutu buku. Bagi siapa saja yang tidak memiliki niat untuk membaca pasti pengetahuannya tidak luas dan terbatas. Oleh karena itu membaca menjadi hal yang penting dan biasakanlah membaca buku.

  1. Paragraf Argumentasi

Paragraf ini adalah suatu kalimat paragraf dimana isinya dapat menyakinkan pembaca sehingga memperoleh dan menerima gagasan dalam sebuah karya yang ditulis oleh penulis.

Contohnya: membaca memang merupakan faktor penting dalam menguasai berbagai ilmu pengetahuan. Seorang penasihat hukum pasti selalu membaca buku-buku yang terkait dengan hukum, sebab jika tidak membaca buku hukum pasti ia akan merasa kesulitan dan tidak tahu apa saja pasal-pasal yang tertera dibuku hukum. Seorang mahasiswa, tidak mau membaca buku maka akan mengalami kesulitan dalam menjawab soal-soal dari dosen.

  1. Paragraf Narasi

Paragraf ini adalah suatu kalimat paragraf dimana isinya menceritakan suatu peristiwa atau sebuah masalah, sehingga membuat pembaca menjadi tehibur atau terharu.

Contohnya: beberapa hari yang lalu kami pergi ke sebuah pusat wisata yang berada di Jakarta. Kami pergi dengan 2 mobil pribadi. Mobil kami melaju cukup cepat secara beriringan dengan mobil lainnya. Perjalanan menjadi sangat menyenangkan, semua orang tampak gembira. Cahaya sinar matahari menyinari kami sehingga membuat pemandangan dari dalam kacamata mobil cukup indah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *