111 Bahasa Jawa Halus Krama dan Ngoko, Terlengkap!!

Bahasa Jawa Halus – Bahasa Jawa adalah bahasa dengan penutur terbanyak di Indonesia, bahasa ini digunakan oleh suku jawa yang wilayahnya meliputi Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur. Selain itu bahasa jawa juga digunakan oleh sebagian penduduk di wilayah pesisir Karawang, Subang, Cirebon, Indramayu dan Banten.

Belajar bahasa jawa penting untuk kamu yang ingin atau akan tinggal dalam lingkungan yang mayoritas penduduknya berbahasa Jawa, baik itu untuk kepentingan pekerjaan ataupun untuk kepentingan lainnya.

Dengan mengenal sedikit dasar tentang bahasa jawa, diharapkan nantinya kamu lebih mudah dalam bersosialisasi dengan lingkungan disekitar. Atau setidaknya ada kata yang dimengerti ketika kamu mendengar orang lain disekitarmu berbicara dalam bahasa ini.

Untuk itu, Mari kita langsung saja kenalan dengan Kosakata Bahasa Jawa yang sering digunakan baik itu yang halus maupun kasar.


Bahasa Jawa Halus dan Ngoko Sehari-Hari


Walaupun sebetulnya bahasa Jawa memiliki 3 tingkatan penggunaan,. Namun Dalam video Belajar Bahasa Jawa yang dipandu oleh Mba Niken Larasati ini ada sekitar 111 Kosakata Bahasa Jawa Ngoko dan Bahasa Jawa Krama Inggil/Krama.

Secara sederhana bahasa jawa ngoko digunakan oleh seseorang pada seseorang lain yang seusia atau sudah dikenal dekat. Sedangkan Bahasa Jawa Krama adalah bahasa Jawa halus yang biasanya digunakan ketika berbicara kepada orang tua atau orang yang lebih tua.

Video Kosakata Bahasa Jawa


Teks Kosakata Bahasa Jawa


Berikut adalah daftar teks kosakata Bahasa Jawa Halus dan juga bahasa jawa ngoko berdasarkan video yang ada diatas.

No Bahasa Indonesia Bahasa Jawa Ngoko Bahasa Krama Inggil
1 Saya Kulo Dalem
2 Kamu Kowe Panjenengan
3 Kami Awakedhewe Kito
4 Dia Deweke Piyambakipun
5 Ini Iki Meniko
6 Itu Kui Niku
7 Apa Opo Menopo
8 Kapan Kapan Kapan
9 Dimana Ngendhi Wonten Pundhi
10 Yang Mana Singendhi Ingkangpundhi
11 Siapa Sopo Sinten
12 Mengapa Ngopo Kadhosmenopo
13 Bagaimana Piye Kadhospundi
14 Ya Yoh Inggih/Injih
15 Tidak Ora Mboten
16 Barangkali Menowo Menawi
17 Satu Siji Setunggal
18 Dua Loro Kalih
19 Tiga Telu Tigo
20 Empat Papat Sekawan
21 Lima Limo Gangsal
22 Sepuluh Sedasa Sedoso
23 Seratus Satus Setunggalatus
24 Seribu Sewu Setunggalewu
25 Orang Uwong Tiyang/Piyantun
26 Laki-Laki Lanang Kakong
27 Perempuan Wedhok/Wadhon Estri
28 Ayah Rama Romo
29 Ibu Ibu Ibu
30 Anak Lare/Putra Putro
31 Nama Jeneng/Asma Asmo
32 Uang Duwit Artho
33 Kamar Kecil  (Kamar) Mburi  (Kamar) Wingking
34 Air Banyu Toya
35 Jalan Dalan Mergi
36 Kira-Kira Kiro-Kiro Kinten-Kinten
37 Semua Kabeh Sedanten/Sedaya
38 Kalau/Jika Menowo Menawi
39 Lebih Luwih Langkung
40 Sangat/Sekali Banget Sanget
41 Dari Seko Saking
42 Ke Dateng Dateng
43 Sekarang Saiki Sakmeniko
44 Baru Anyar Enggal
45 Tua Tuwo Sepuh
46 Panjang  Dowo Panjang 
47 Pendek Cendek Cendak
48 Murah Merah Mirah
49 Mahal Larang Awis
50 Panas Benther Benther
51 Dingin Adem Asrep
52 Kemarin Wingi Kolowingi
53 Hari Ini Saiki Sakmeniko
54 Besok Sesuk Mbenjang
55 Atas Nduwur Nginggil
56 Bawah Ngisor Ngandhap
57 Lapar Ngelih Luwe
58 Bahagia Seneng Rahayu
59 Sakit Lara Gerah
60 Maaf Ngapunten Ngapura/Ngapuro
61 Pagi Esuk Enjing-Injing
62 Siang Awan Siang
63 Malam Bengi Dalu/Ndalu
64 Apa Kabar Piyekabare Pripun/Kadospundi
65 Berapa Piro Pinten
66 Silahkan Monggo Monggopunaturi
67 Terima Kasih Muwun Maturnuwun
68 Selamat Jalan Segeng Tindak Sugeng Tindak 
69 Belum Durung Dereng
70 Karena Sebabe/Mergo Amargi
71 Tetapi Mergane Amargi
72 Disini Nangkene Wontenmriki
73 Baik Apik Sae
74 Jelek Elek Kirangsae
75 Betul Bener Leres
76 Cantik/Indah Apik Endah
77 Besar Gedhe Ageng
78 Kecil Cilik Alit
79 Banyak Akeh Kathah
80 Sedikit Sithik Sakedhik
81 Sama Podho Sami
82 Bisa Iso Saget
83 Punya Duwe Kagungan
84 Ada Ana Wonten
85 Mau Gelem Kersa
86 Jangan Ojo Ampun
87 Pergi Lungo Tindhak
88 Datang Teko Rawuh
89 Berjalan    
90 Bicara Omong Ngendika/Ngendiko
91 Bilang Ngomong Dawuh
92 Lihat Ndelok Mrisani
93 Mengerti Ngerti Ngertos
94 Makan Mangan Dahar/Nedo
95 Minum Ngombe Ngunjuk
96 Dengar Krungu Miereng
97 Tahu Ngerti Ngertos
98 Kasi Wenehi Paringi
99 Suka Seneng Remen
100 Cinta Seneng Tresna/Tresno
101 Pikir Pikir Penggalih
102 Membuat Nggawe Nadamel/Damel
103 Duduk Lungguh Lenggah/Pinarak
104 Potong Tugel Potong
105 Beli Tuku Tumbas
106 Berhenti Mangdheg Kendhel
107 Jauh Adoh Tebeh
108 Dekat Cedak Cerak
109 Kanan Tengen Tengen
110 Kiri Kiwo Kiwo
111      

Bahasa Jawa Kasar dan Halus


bahasa jawa
kisahasalusul.blogspot.co.id

Seperti halnya Bahasa Sunda, dalam bahasa jawa pun juga terdapat daerah-daerah yang mayoritas penduduknya berbahasa Jawa kasar dan juga halus .

Untuk bahasa jawa terdiri, daerah-daerah yang masih banyak menggunakan bahasa jawa halus diantaranya Solo, Semarang dan juga Yogyakarta. Sedangkan untuk bahasa kasar biasanya terdapat di daerah perbatasan Jawa barat dan Jawa tengah, yakni diwilayah sekitaran pantai utara dan juga wilayah sekitaran pantai selatan.

BACA JUGA : BELAJAR BAHASA SUNDA HALUS DAN KASAR

Di wilayah Jawa timur. dialek atau cara bicaranya terdengar tegas dan lantang, mungkin karena terpengaruh juga dengan bahasa Madura yang nadanya memang seperti itu.


Fakta-Fakta Tentang Bahasa Jawa


bahasa jawa halus
wajibaca.com

1. Bahasa Jawa Memiliki Banyak Penutur

Seperti telah disebutkan sebelumnya. Bahasa Jawa merupakan bahasa dengan penutur terbanyak di Indonesia. Bahasa jawa banyak dituturkan oleh masyarakat yang tinggal di wilayah Jawa tengah, Yogyakarta, Jawa timur dan sebagian penduduk di daerah Banten juga penduduk disekitar kawasan Pantai utara, seperti Karawang, Cirebon, Indramayu dan Subang.

Selain di Nusantara, bahasa Jawa digunakan oleh masyarakat di negara Suriname dan juga di Aruba, Curacao dan Kaledonia baru. Meskipun jumlah penuturnya tak sebanyak di negara Suriname yang mayoritas penduduknya juga bersuku Jawa.

2. Memiliki Dialek atau Logat Berbeda

Sama seperti bahasa Sunda, bahasa Jawa juga memiliki logat yang berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Logat orang yang tinggal di pesisir pantai utara tentu saja akan berbeda dengan Penutur di wilayah Solo dan Yogyakarta yang dikenal lembut.

3. Terbagi Kedalam Beberapa Strata

Dalam masyarakat Jawa, terdapat beberapa pilihan penggunaan Bahasa Jawa dan pilihan Bahasa Jawa ini memiliki tingkatan yang berbeda (mulai dari tingkatan bahasa yang kasar hingga tingkatan bahasa yang halus).

Nah, tingkatan bahasa inilah yang kemudian menentukan kesan hormat dan sopan-nya si penutur. Dalam kehidupan bermasyarakat di ruang lingkup masyarakat Jawa, terdapat 3 ragam bahasa, yaitu ngoko, madya, dan krama. Dan bahasa krama sendiri masih terbagi lagi menjadi beberapa sub bahasa, seperti Bahasa Jawa Krama Inggil, krama desa, bahasa istana/ keraton, dan bahasa kasar.


Demikian video dan teks Belajar Bahasa Jawa lewat Kosakata Bahasa Jawa Halus Krama Inggil, kromo inggil, yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Gunakan kata tersebut untuk melakukan percakapan bahasa Jawa Halus.

Semoga bermanfaat dan jangan lupa kunjungi artikel kami lainnya . Monggo Silahkan ..

Wassalam ..

2 Komentar

  1. Agus Prasetyo Dwiwibowo Balas

    memang sangat susah bila kita tidak mencobanya setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *