√ HEWAN VERTEBRATA: Pengertian, Ciri Ciri, Gambar & Contoh Hewan Vertebrata

Hewan Vertebrata – Hewan dapat dikelompokan berdasarkan struktur tubuh dan juga morfologinya. Berdasarkan bentuk tubuh, hewan dibagi menjadi 2, yakni hewan Vertebrata dan hewan Avertebrata/Invertebrata. 

Hewan vertebrata adalah hewan yang memiliki tulang belakang atau biasa kita sebut tulang punggung. Sedangkan hewan Avertebrata atau invertebrata adalah hewan yang tidak mempunyai tulang belakang.

Dalam artikel ini kita akan membahas secara khusus tentang hewan vertebrata, mulai dari apa itu hewan vertebrata, ciri ciri, klasifikasi hingga contoh hewan hewan vertebrata dalam bentuk gambar dan penjelasan.

Pengertian Hewan Vertebrata

Pengertian Hewan vertebrata adalah hewan yang memiliki ruang-ruang tulang di punggungnya, atau lebih dikenal dengan hewan bertulang belakang.

Bentuk dari hewan vertebrata, yakni simetris bilateral. Tak hanya itu, hewan vertebrata juga memiliki organ tubuh dan sistem pencernaan yang sudah sempurna. Sistem reproduksinya menggunakan satu cara saja, yakni generatif.

Hewan vertebrata mempunyai rangka dalam atau endoskeleton yang dapat menopang berat tubuh, membantu bergerak dan melindungi organ-organ vital.

Ciri Ciri Vertebrata

1. Memiliki Tulang Sejati dan Sempurna
Vertebrata memiliki tulang belakang sejati. Kepala dan tubuhnya pun telah terpisah. Otak pada hewan vertebrata dilindungi oleh cranium atau tulang tengkorak sejati.

Tulang kerangka di dalam tubuh hewan vertebrata sudah sempurna. Kerangka ini disebut dengan endoskeleton. Ukuran tubuhnya bermacam-macam, ada yang kecil hingga besar, seperti gajah, kerbau, sapi dan juga yang lainnya.

2. Memiliki Alat Gerak Aktif yang Lengkap
Alat gerak aktif lengkap yang dimiliki hewan vertebrata, seperti sirip, ekor, kaki, dan tangan, tersusun oleh otot dan tulang sehingga memudahkan mereka untuk bergerak.

3. Sistem Peredaran Darah Tertutup dan Organ Lain
Vertebrata memiliki sistem peredaran darah tertutup dan bernapas menggunakan insang, paru-paru, atau kulit. Alat indra yang dimiliki adalah sepasang mata dan juga sepasang telinga. Selain itu, ada juga sepasang ginjal yang digunakan sebagai alat ekskresi.

4. Dua Lapisan Kulit
Kulit pada hewan vertebrata terdiri atas dua lapisan, yakni epidermis dan dermis.

Ciri Lainnya

  • Jantung berfungsi sebagai pusat peredaran darah
  • Memiliki rangka dalam tubuh
  • Memiliki ruas-ruas tulang belakang
  • Memiliki saraf pusat

Klasifikasi Hewan Vertebrata

Dalam pembagiannya, hewan vertebrata dibagi menjadi dua superkelas, yakni pisces dan tetrapoda. Superkelas tetrapoda kemudian juga memiliki empat bagian: mamalia, reptilia, aves, dan amphibia.

Klasifikasi Hewan Vertebrata 

  • Pisces (Ikan)
  • Aves
  • Amfibi
  • Mamalia: 
  • Reptil

1. Ikan (Pisces)

hewan vertebrata
pixabay.com

Pisces merupakan makhluk hidup yang berada di dalam air. Mereka bernapas menggunakan insang karena tidak memiliki paru-paru. Alat gerak yang mereka miliki adalah sirip dan ekor. Ciri dari hewan jenis ini memiliki struktur tubuh yang terdiri atas kepala, badan, dan ekor.

Seluruh bagian tubuhnya berlendir dan diselimuti atau dilapisi oleh sisik. Semua jenis pisces termasuk ke dalam hewan yang berdarah dingin. Sistem pencernaan pisces juga lengkap, terdiri dari mulut, kerongkongan, lambung, usus, hingga anus.

Alat untuk sistem ekskresinya ialah ginjal. Namun, alat kelamin pada superkelas pisces terpisah dan disebut dengan hermafrodit.

Pisces melakukan fertilisasi di dalam dan luar tubuh mereka. Sehingga, pisces juga bisa bersifat ovipar (bertelur), vivipar (beranak), dan ovovivipar (bertelur lalu beranak) di setiap jenisnya.

2. Amfibi (Amphibia)

pixabay.com

Amfibi hewan yang sangat unik dan istimewa karena dapat hidup di dua alam sekaligus, yakni di darat dan di air. Amfibi juga termasuk ke dalam hewan yang berdarah dingin, sama seperti pisces.

Pisces dan amfibi berdarah dingin karena mereka tidak dapat mengatur suhu tubuhnya sendiri. Namun, berbeda dengan pisces, amfibi bernapas menggunakan paru-paru.

Contoh hewan ambifi, yaitu katak, salamander, dan kadal air. Sistem berkembang biaknya dengan cara bertelur. Biasanya, hewan amfibi meletakkan telurnya di dalam air atau tempat-tempat yang lembap.

Amfibi dapat bernapas menggunakan kulit, paru-paru, atau insang, tergantung pada fase hidupnya. Bentuk tubuhnya sangat bervariasi dengan bagian depan yang lebih kecil daripada bagian belakang tubuhnya. Amfibi juga memiliki kaki selaput.

Kulit amfibi berlendir dan juga beracun. Tekstur kulitnya berpori, halus, tipis, dan berbulu. Sedangkan, jantung amfibi hampir seperti jantung manusia yang memliki empat ruang, yakni 2 atrium dan 2 ventrikel.

3. Reptil (Reptilia)

pixabay.com

Reptilia adalah jenis hewan melata yang memiliki sisik di seluruh tubuhnya. Sama seperti pisces dan amfibi, reptilian termasuk hewan berdarah dingin. Contohnya, seperti buaya, kadal, dan ular.

Hewan reptil sangat mudah dikenali dari cara bergeraknya yang melata atau menelungkup di tanah. Hewan jenis ini menggelikan bagi sebagian orang karena bentuknya yang tidak biasa.

Reptilia memiliki kulit yang kering dan bersisik untuk memudahkan beradaptasi dengan lingkungannya. Alat geraknya berupa kaki berukuran pendek dengan ekor yang lebih panjang. Ukuran tubuhnya juga beragam, mulai dari yang kecil sampai yang besar.

Alat indera yang dimiliki hewan reptilia ini hanya tiga, yaitu mata, hidung, dan telinga. Rata-rata, reptil merupakan predator pemakan daging atau karnivora.

Reptil berkembang biak dengan cara bertelur, namun tidak semua. Ada juga reptil yang berkembang biak dengan cara bertelur dan beranak.

4. Burung (Aves)

pixabay.com

Hewan vertebrata yang satu ini bisa terbang. Superkelas aves memiliki banyak bulu yang menyelimuti seluruh tubuhnya. Alat geraknya tentu saja kaki dan sayap.

Namun, tidak semua aves bisa terbang. Ada juga hewan jenis ini yang tidak bisa terbang, antara lain ayam, bebek, angsa, dan kalkun.

5. Mamalia

pixabay.com

Hewan vertebrata yang satu ini disebut mamalia karena memiliki kelanjar mammae (kelenjar susu). Fungsi kelenjar tersebut adalah untuk memproduksi susu sebagai sumber makanan anaknya. Oleh karena itu, mamalia sering disebut juga dengan hewan menyusui.

Dari semua kelompok hewan vertebrata di atas, mamalialah yang sering ditemukan berada di sekitar manusia karena habitat dan manfaatnya. Contohnya adalah kucing, anjing, kambing, sapi, domba, dan hewan dengan kaki empat lainnya.

Meski demikian, tidak semua mamalia hidup di darat, karena ada beberapa di antaranya yang hidup di dalam air. Contohnya adalah paus, lumba-lumba, dan duyung.

Pada umumnya, mamalia merupakan hewan berdarah panas yang dapat mengatur suhu tubuhnya sendiri. Mereka bereproduksi dengan cara kawin dan berkembang biak dengan beranak atau melahirkan.

Jika aves memiliki bulu dan pisces memiliki sisik untuk menutupi kulit, lain halnya dengan mamalia yang memiliki rambut. Sistem pernapasan utama mamalia adalah paru-paru. Rangkaian giginya lengkap menyerupai manusia, yaitu gigi seri, taring, dan geraham.

Anggota gerak mamalia berfungsi untuk berjalan, berenang, atau menggenggam sesuatu. Pada jari-jarinya terdapat kuku dan cakar yang berfungsi untuk menangkap makanan. Sedangkan, pada kulitnya terdapat kelenjar minyak dan keringat.

Serupa dengan manusia, organ jantung yang dimiliki mamalia terdiri dari empat ruang dan bersekat sempurna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *