√ 22 Urutan Pangkat Polisi Beserta Gambar & Tanda Kepangkatan (Tertinggi)

Urutan Pangkat Polisi – Polisi melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Mungkin kalimat tersebut pernah anda baca ketika melewati markas polisi. Namun, tidak banyak yang tahu moto resmi dalam lambang kepolisian yaitu ‘Rastra Sewakottama’.  Lambang tersebut memiliki arti Polri adalah abdi utama nusa dan bangsa. 

Nah, dalam artikel ini kita akan membahas hal- hal lainnya yang berhubungan dengan dunia kepolisian, seperti sejarah singkat kepolisian, struktur wilayah kepolisian dan tentu saja Urutan kepangkatan polisi dari mulai yang terendah sampai yang tertinggi. Simak yuk..!!

Urutan Pangkat Polisi

urutan pangkat polisi dan tanda kepangkatan
ilmupengetahuanumum.com

Menurut website resmi kepolisian, kepangkatan Polri dibagi menjadi dua bagian utama yaitu Perwira dan Bintara. Perbedaan yang mencolok dari kedua lambang pangkat tersebut bisa dilihat dari warna. Golongan perwira memakai lambang berwarna kuning sedangkan golongan bintara dan tamtama lambangnya berwarna putih atau perak.

Bidang tugasnya pun berbeda. Golongan perwira lebih kepada bidang manajemen, taktik, dan pekerjaan di belakang meja. Sedangkan, golongan bintara dan tamtama bekerja langsung di lapangan, berhadapan dengan konflik atau kendala lainnya.

Urutan Tingkatan Pangkat Polisi, dimulai dari pangkat terendah sampai tertinggi;

JENJANG PANGKAT POLISI
Perwira TinggiJenderal Polisi
Komisaris Jenderal Polisi (Komjen)
Inspektur Jenderal Polisi (Irjen)
Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen)
Perwira MenengahKomisaris Besar Polisi (Kombes)
Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP)
Komisaris Polisi (Kompol)
Perwira PertamaAjun Komisaris Polisi (AKP)
Inspektur Polisi Satu (Iptu)
Inspektur Polisi Dua (Ipda)
Bintara TinggiAjun Inspektur Polisi Satu (Aiptu)
Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda)
BintaraBrigadir Polisi Kepala (Bripka)
Brigadir Polisi (Brigpol)
Brigadir Polisi Satu (Briptu)
Brigadir Polisi Dua (Bripda)
TamtamaAjun Brigadir Polisi (Abrip)
Ajun Brigadir Polisi Satu (Abriptu)
Ajun Brigadir Polisi Dua (Abripda)
Bhayangkara Kepala (Bharaka)
Bhayangkara Satu (Bharatu)
Bhayangkara Dua (Bharada)

1. Jenderal Polisi

Pangkat jenderal polisi adalah pangkat tertinggi di kepolisian republik Indonesia. Lambang yang diberikan pada pangkat ini adalah empat bintang berwarna emas dan disandang oleh TB 1(Tri Brata 1) atau Kapolri selaku pimpinan tertinggi di organisasi kepolisian RI (Polri).

Saat ini kapolri di jabat oleh Jenderal Polisi Tito Karnavian yang menjabat sejak 13 Juli 2016 menggantikan jenderal polisi Badrodin Haiti.

2. KOMJENPOL (Komisaris Jenderal Polisi)

Pangkat Komisaris Jenderal Polisi atau disingkat komjen pol adalah pangkat ke 2 tertinggi di kepolisian atau tingkat ketiga di jenjang perwira tinggi Polri. pangkat ini setara dengan letjen atau letnan jendral di TNI. Tanda pangkat yang desematkan adalah bintang 3 berwarna emas.

Di lingkungan kepolisian pangkat ini diduduki oleh wakapolri, Kabareskrim, Kepala BNN, Irwasum dan Kabaharkam, Kepala NBNPT, Kelemdikpol dan Kabaintelkam.

3. IRJENPOL (Inspektur Jenderal Polisi) 

Pangkat Irjen Pol atau Inspektur jenderal polisi adalah pangkat tertinggi no 3 di kepolisian atau tingkat kedua di jenjang perwira tinggi Polri. pangkat ini setara dengan mayjen atau mayor jenderal di TNI. pangkat yang disematkan adalah bintang dua warna emas.

Jabatan ini umumnya disandang oleh Kapolda atau kepala kepolisian daerah di wilayah-wilayan polda tipe A. 

4. BRIGJENPOL (Brigadir Jenderal Polisi) 

Pangkat Brigadir jendral polisi adalah pangkat tertinggi no-4 atau pangkat pertama di jenjang perwira tinggi kepolisian RI dan memiliki tanda berupa bintang satu. Pada umumnya pangkat ini memimpin polda dengan tipe B  atau biro setingkat mabes polri.

5. KOMBES (Komisaris Besar)

Kombes atau komisaris besar adalah pangkat tertinggi no-5 di kepolisian. sebelum 2001 pangkat kombes disebut kolonel sama seperti di TNI. tanda pangkat kombes adalah 3 bunga bersudut 5. umumnya kombes memegang jabatan wakapolda atau kapolrestabes. 

 

6. AKBP (Ajun Komisaris Besar Polisi)

Pangkat ini setara dengan pangkat letkol atau letnan kolonel di militer tanda pangkatnya adalah 2 bunga bersudut 5. Umumnya kombes mempimpin Kepolisian resor atau Polres.

7. KOMPOL (Komisaris Polisi)

Jabatan ini setara dengan jabatan mayor di TNI. lambangnya adalah 1 bunga sudut 5. Jabatan komisaris polisi umumnya memimpin kepolisian resor kota atau Kapolresta.

8. AKP (Ajun Komisaris Polisi)

Pangkat ini setara dengan pangkat kapten di TNI, tandanya adalah gambar 3 balok berwarna emas. 

9. IPTU (Inspektur Polisi Satu)

Pangkat inspektur polisi satu atau disingkat IPTU setara dengan pangkat Lettu atau letnan satu di TNI. Tanda dari pangkat IPTU adalah 2 balok warna emas.

10. IPDA (Inspektur Polisi Dua)

Pangkat IPDA setara dengan letnan 2 di TNI, tanda dari pangkat IPDA adalah 1 balok emas.

11. AIPTU (Ajun Inspektur Polisi Satu)

Pangkat ini setara dengan Peltu atau Pembantu letnan satu di TNI. Pangkat AIPTU mempunyai tanda kepangkatan 2 buah segitiga bersambung menyerupai hurup M berwarna perak.

12. AIPDA (Ajun Inspektur Polisi Dua)

Pangkat AIPDA setara dengan Pelda atau pembantu letnan 2 di TNI. tanda pangkat ini adalah 1 buah segitiga bersambung warna perak.

13. BRIPKA (Brigadir Polisi Kepala)

Pangkat BRIPKA setara dengan sersan mayor di TNI. tanda pangkat BRIPKA adalah 4 segitiga bersususun warna perak.

14. BRIGPOL (Brigadir Polisi)

Pangkat BRIGPOL setara dengan Sersan Kepala (serka) di militer. tanda pangkat BRIPKA adalah 3 segitiga bersusun warna perak.

15. BRIPTU (Brigadir Polisi Satu)

Pangkat BRIPTU setara dengan sersan satu di TNI. tanda kepangkatan BRIPTU adalah 2 segitiga bersususun warna perak.

16. BRIPDA (Brigadir Polisi Dua)

pangkat BRIPDA adalah pangkat terendah di jenjang Bintara. pangkat ini setara dengan sersan 2 dan mempunyai tanda 1 buah segitiga perak.

17-22. TAMTAMA

Struktur Wilayah Kepolisian

tempo.com

Setelah mengetahui urutan pangkat kepolisian seperti di atas, ada pula struktur kepolisian yang perlu diketahui.

TINGKAT WILAYAHMARKASPIMPINAN
IndonesiaMabes PolriKapolri
Provinsi / DIPoldaKapolda
Kabupaten / KotaPolresKapolres
PolrestaKapolresta
PolrestabesKapolrestabes
KecamatanPolsekKapolsek
PolsektaKapolsekta

Penjelasan

1. Tingkat Mabes

Pada tingkat tertinggi, kepolisian bertugas di Markas Besar Kepolisian atau biasa disingkat “Mabes Polri” yang dipimpin oleh Kepala Polisi Republik Indonesia atau Kapolri.

Kapolri memiliki jabatan setingkat Jenderal Polisi. Jabatan tersebut bisa diperolehnya saat menjabat sebagai Kapolri. Tanggung jawab Kapolri langsung pada Presiden RI.

 

2. Tingkat Provinsi / Daerah Istimewa

Di tingkat Provinsi, pimpinan dipegang oleh Kapolda (Kepala Polisi Daerah) yang bertanggung jawab kepada atasannya yaitu Kapolri. Markas besar Kepolisian Daerah (Polda) sering bertempat di ibu kota provinsi.

Polda terbagi menjadi 3 tipe, yakni Polda tipe A, B dan A-K (A+). Tingkatan polda tersebut disesuakan dengan beban kerja, wilayah demografi dan kompleksitas yang terjadi dalam suatu wilayah.

Semakin tinggi tipe Polda maka semakin tinggi  perhatian pemerintah. Baik itu dalam anggaran, peralatan, personel serta sarana dan prasarana. Kemudian, jabatan Kapolda untuk Polda tipe A dan A-K adalah bintang dua (Irjen), sementara untuk tipe B dijabat oleh bintang 1 (brigjen).

Saat ini hanya ada satu polda yang bertipe A+ atau A-K, yakni Polda Metro Jaya  yang membawahi wilayah Jakarta dan sekitarnya (Jadetabek) . Sedangkan yang bertipe A diantaranya adalah Aceh, Sumut, Sumbar, Sumsel, Polda Riau, Kepri, Jabar, Jateng, Jatim, Bali, Kaltim, Kalbar, NTT, Maluku, Sulawesi Selatan, dan Papua.

 

3. Tingkat Kabupaten atau Kota

Terdapat beberapa jenis penyebutan untuk markas kepolisian yang berada di tingkat kabupaten atau kota diantaranya adalah;

  • Polres (Kepolian Resor) 
    Terdapat di wilayah kabupaten
  • Polresta (Kepolisian Resort Kota)
    Terdapat di wilayah kota
  • Polrestabes (Kepolisian Resort Kota Besar)
    Terdapat di kota yang menjadi Ibukota Provinsi

4. Tingkat Kecamatan

Sama seperti struktur di wilayah Kabupaten / Kota. Struktur kepolisian di tingkat kecamatan juga memiliki 2 jenis penyebutan. Diantaranya; Polsek dan Polsekta.

 


Pasukan Elite Kepolisian Republik Indonesia


Kepolisan memiliki Unsur Pelaksana Tugas Pokok yang terdiri dari Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam), Bareskrim, Baharkam, Korlantas, Korps Brigade Mobil dan juga Densus 88 anti Teror.

Dua nama terakhir adalah beberapa diantara pasukan elite khusus yang dimiliki oleh Indonesia, selain juga Kopassus dibawah naungan TNI AD, Detasemen Jala Mengkara TNI AL dan lain sebagainya.

1. Brimob

google images

Korps Brigade Mobil atau sering disingkat Brimob merupakan korps atau unit tertua di Kepolisian Republik Indonesia atau Polri. Korps ini dikenal juga dengan sebutan Korps baret biru tuan.

Brimob adalah pasukan Paramiliter yang bertugas menangangi krimilitas berinsensitas tinggi di Indonesia.

2. Densus 88 Anti Teror

google images

 


Sejarah Singkat Kepolisian Republik Indonesia


pangkat polisi
google images

Sejarah Kepolisian Republik Indonesia bisa Anda telusur sejak zaman Majapahit. Di zaman itu, Patih Gajah Mada merasa perlu membentuk pasukan khusus untuk membantu mengamankan Raja Majapahit, kerajaan dan harta bendanya. Pasukan tersebut diberi nama Bhayangkara.

Begitu pula di zaman penjajahan Belanda. Banyak orang Eropa yang tinggal di Hindia Belanda mempekerjakan pribumi untuk menjaga kekayaan serta keamanan pribadi mereka. Contohnya di Semarang ada 78 orang pribumi bekerja mengamankan aset dan orang-orang Eropa yang menetap di kota itu pada tahun 1867.

Kemudian dibentuk organisasi yang disebut Rechts Politie. Di zaman Hindia Belanda ada beragam jenis polisi, seperti bestuurs politie (pamong praja), cultur politie (pertanian), stands politie (kota), dan veld politie (lapangan).

Zaman penjajahan Jepang, organisasi ini semakin rapi strukturnya. Ada 4 wilayah kepolisian yang terbagi menjadi Kepolisian Jawa Madura (Jakarta), Kepolisian Sumatera (Bukit Tinggi), Kepolisian Indonesia Timur (Makassar), dan Kepolisian Kalimantan (Banjarmasin). Meski terdapat kepala polisi yang dijabat pribumi, mereka didampingi pejabat Jepang yang memiliki kuasa lebih dibanding polisi Indonesia.

Ketika kemerdekaan Indonesia berhasil diraih, presiden pertama RI Sukarno melantik R.S Sukanto Cokrodiatmojo. Jabatannya saat itu sebagai Kepala Kepolisian Negara (KKN). Pada tanggal 1 Juli 1946, Jawatan Kepolisian Negara bertanggung jawab langsung pada pimpinan pemerintahan. Sejak saat itulah tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Bhayangkara.

Lalu polisi disatukan dengan tentara dan dikenal sebagai Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Walau mendapat protes dari R.S Sukanto Cokrodiatmojo, Presiden Sukarno tidak menggubris. Akhirnya beliau pun mengundurkan diri.

Baru saat reformasi bergulir, kepolisian dipisahkan dari angkatan perang atas instruksi Presiden BJ. Habibie. Sejak itu, profesionalisme polisi pun semakin membaik.

Demikian artikel singkat mengenai Urutan Pangkat Polisi beserta dengan gambar tanda kepangkapan polisi atau Kepolisian Republik Indonesia.

1 Komentar

  1. Pingback: √ 23 Urutan Pangkat TNI AD, AL & AU Beserta Tanda Kepangkatannya (LENGKAP!) | Salamadian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *