15+ Alat Peraga Matematika dan Fisika Beserta Penjelasannya

By | Juni 25, 2020

Alat Peraga Matematika – Alat peraga adalah alat bantu untuk menunjang kegiatan belajar mengajar dengan tujuan agar para murid bisa memahami sesuatu lebih cepat dan efektif.

Selain itu dengan bantuan alat peraga pula materi yang semula hanya bersifat abstrak bisa menjadi lebih konkrit atau realistik.

Alat peraga biasanya digunakan mulai dari jenjang pendidikan sekolah dasar hingga perguruan tinggi dan bahkan dengan kecanggihan teknologi sekarang ini, alat peraga juga bisa melalui sebuah aplikasi dengan informasi yang lebih kompleks.

Berikut ini beberapa alat peraga matematika dan fisika yang perlu Anda ketahui agar anak didik bisa memahami konsep pelajaran dengan lebih baik.

Alat Peraga Matematika

Alat Peraga Matematika

pixabay.com

Matematika merupakan pelajaran yang sangat kompleks dan diperlukan pehamanan konsep serta ketelitian yang cukup tinggi. Adapun peran alat peraga matematika disini sangatlah penting, karena dengan alat peraga realitas objek mata pelajaran matematika bisa terwujud dan bisa mencapai tujuan pembelajaran itu sendiri.

Alat peraga matematika juga bisa membuat suasa pembelajaran lebih atraktif dan efisien karena jangankan anak-anak, orang dewasa sekalipun meski telah memahami konsep matematika secara abstrak terkadang masih memerlukan visualisasi untuk bisa lebih mengerti.

1. Kerangka Bangun Ruang

Dalam pelajaran bangun ruang, hal yang bisa kita pelajari adalah luas, keliling, dan tentu saja garis demi garis yang membentuk bangun ruang tersebut. Terkait hal ini, kita bisa menggunakan kerangka untuk mempermudah proses belajar.

Kerangka bangun ruang dibuat dari kawat yang kuat dengan warna-warna tertentu. Dengan kerangka ini, kita dapat mempelajari berbagai macam ruang dan juga garis-garis yang menjadi penyusunnya

2. Congklak KPK dan FPB

Kelipatan persekutuan terkecil dan faktor persekutuan terbesar adalah dua hal yang penting dalam mempelajari matematika. Terkadang, terlalu banyaknya bilangan yang ada di dalam keduanya membuat dua hal ini jadi sulit.

Untuk mempermudah murid dalam memahami KPK dan FPB, maka Anda bisa menggunakan congklak KPK dan FPB. Selain menyenangkan, mudah sekali menghitung KPK dan FPB dengan congklak.

3. Jam Kayu

Bagi anak Sekolah Dasar, menghafalkan masalah jam adalah sesuatu yang cukup rumit. Untuk membantu hal tersebut, bisa menggunakan jam kayu.

Jam kayu merupakan sebuah alat peraga yang jarum-jarumnya bisa dipindah-pindahkan untuk menunjukkan jam. Warna-warnanya pun menarik. Anak Sekolah Dasar pasti akan menyukainya.

4. Menara Kerucut

Menara kerucut ini merupakan alat peraga yang dikembangkan untuk bisa menerapkan pemahaman konsep urutan mulai dari terkecil hingga paling besar.

Penggunaan alat peraga ini siswa diharuskan untuk memindahkan cakram dengan susunan urutan mulai dari yang paling besar hingga yang terkecil. Alat peraga ini banyak kita jumpai di sekolah taman kanak-kanak untuk melatih kemampuan berpikir logis dalam menyelesaikan urutan.

5. Sempoa

Sempoa adalah alat hitung kuno yang terbuat dari kayu serta bulatan manik-manik yang bisa digeser-geser sebagai satuan hitungnya.

Meskipun telah digunakan selama berabad-abad, namun alat peraga matematika ini masih banyak digunakan terutama jenjang pendidikan sekolah dasar untuk melakukan operasi aritmatika sederhana seperti pengurangan, penjumlahan, pembagian, dan perkalian.

6. Busur Derajat

Busur derajat adalah alat bantu peraga untuk mengukur suatu sudut dengan satuan derajat.
Alat ini bisa membantu siswa untuk mengatahui dan mengukur sudut seperti sudut lancip, sudut siku, sudut tumpul maupun sudut lain dengan ukuran yang berbeda.

7. Papan Berpaku

Papan berpaku ini memiliki fungsi sebagai alat peraga bantu pembelajaran matematika khususnya untuk menanamkan konsep geometri dan pengenalan bangun datar.

Jadi papan berpaku ini merupakan sebuah papan yang berisi sudut-sudut dan juga bisa menjadi tempat untuk merangkai bentuk demi bentuk, mulai dari trapesium, segitiga, sampai lingkaran.

Adapun penggunaannya, guru akan meletakkan papan berpaku di dinding kelas dan guru tersebut akan mendemonstrasikan bentuk-bentuk dari keseluruhan bangun datar menggunakan sejumlah karet gelang.

8. Balok Unit

Balok unit ini merupakan alat peraga matematika sederhana yang digunakan di sekolah taman kanak-kanak untuk mengajari bagaimana cara berhitung dan menyusun benda.

biasanya alat ini terbuat dari kayu berbentuk kotak dengan warna yang bervariasi sehingga membuat belajar menghitung menjadi lebih menyenangkan.

9. Dadu Matematika

Dadu merupakan alat peraga untuk menghitung peluang dalam model matematika. Materi peluang sendiri akan sangat susah jika hanya dijelaskan secara abstrak bagaimana suatu angka bisa muncul berkali-kali dalam beberapa kali putaran.

Untuk itu agar lebih tergambar secara konkrit, seorang pengajar bisa menggunakan dadu matematika sebagai alat bantu ajar operasi peluang.

10. Jangka

Jangka merupakan alat bantu peraga matematika untuk membuat lingkaran dengan bentuk yang persisi, serta bisa berfungsi untuk mengukur jarak pada peta. Alat ini umumnya terbuat dari besi yang terdiri atas 2 kaki yang dihubungkan oleh engsel.

Jadi sebuah lngkaran bisa dibuat dengan menancapkan salah satu ujung jangka yang berjarum, kemudian ujung satunya menyentuh bidang gambar untuk diputar sesuai dengan lebar engsel.

 

Alat Peraga Fisika

pixabay.com

Alat peraga fisika merupakan alat penunjang pembelajaran yang sering kali digunakan untuk melakukan berbagai macam percobaan dalam dasar keilmuan.

Secara umum, alat peraga ini dibagi menjadi beberapa keperluan seperti alat ukur, alat eksperimen dan alat demonstrasi. Jadi alat peraga fisika ini ada banyak sekali macamnya, dan setiap alat tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda.

1. Magnet dan Biji Besi

Magnet dan bijih besi sudah pasti tak bisa diabaikan dalam proses belajar mengajar fisika. Dalam materi magnet, yang dipelajari bukan sekadar tentang kemampuan magnet buat menarik besi, tetapi bagaimana bentuk medan magnet.

Melihat bentuk medan magnet dengan bantuan biji besi dan magnet akan membuat para murid merasa senang mempelajari ilmu fisika. Dari sini, mereka juga bisa memahami tentang teori-teori lain yang lekat dengan kehidupan kita.

2. Neraca Pegas

Neraca pegas merupakan jenis timbangan sederhana untuk menentukan massa benda menggunakan alat pegas.

Neraca ini akan menunjukkan massa benda yang berbeda tergantung besarnya gaya gravitasi di tempat tersebut. Oleh karena itu bisa dikatakan alat peraga ini akan menjelaskan bagaimana hubungan massa suatu benda dengan gaya gravitasi yang ada.

3. Pompa Hidrolik Sederhana

Saat mendengar tentang hukum Pascal, tentunya kita tidak bisa melepaskannya dari fisika. Ya, rumus Pascal memang rumus yang banyak dibahas dalam pelajaran ini.

Untuk memahami penyebaran zat cair dan juga rumus Pascal, maka diperlukan pompa hidrolik sederhana. Rumus Pascal memang cukup banyak, tetapi dengan praktik dengan pompa, maka menghafalkan rumus-rumus itu menjadi mudah.

4. Termometer

Termometer merupakan sebuah alat yang biasa digunakan untuk mengukur temperatur atau perubahan suhu yang terjadi disekitar kita

Dalam dunia fisika, dengan bantuan alat peraga ini kita bisa mengetahui berapakah suhu air mendidih, suhu air es, suhu ruangan termasuk suhu dari badan kita sendiri.

5. Bandul Momentum

Ini dia alat peraga yang selalu ada di setiap laboratorium fisika. Bandul momentum adalah sebuah bandul yang terdiri atas benang dan bola-bola besi.

Bandul momentum bisa dipakai dalam pelajaran yang berkaitan dengan getaran, gelombang, dan lain sebagainya. Alat ini wajib ada dalam pelajaran fisika SMP dan juga SMA.

Kegunaan Alat Peraga Secara Umum

Beragamnya alat peraga matematika dan fisika di Indonesia tentu memiliki kelebihan. Kelebihan yang diberikan adalah sebagai berikut:

1. Membuat Pelajaran Jadi Menyenangkan

Berkat adanya alat peraga matematika dan fisika, pelajaran matematika dan fisika pun menjadi lebih menyenangkan. Apalagi, beberapa alat peraga memiliki warna yang beragam.

Terutama untuk murid Sekolah Dasar, warna bisa membangkitkan selera. Maka, dengan penggunaan warna-warna, ini bisa membuat murid mudah menghafal dan semakin semangat dalam mempelajari materi.

2. Menjadi Media Efektif Bagi Guru

Meskipun paham betul akan konsep-konsep fisika atau matematika, terkadang para guru merasa bingung untuk menjelaskannya kepada para murid. Ini menyebabkan sebuah kegagalan dalam berkomunikasi.

Kegagalan komunikasi dapat menyebabkan kebingungan murid dan membuat guru menjadi merasa malas untuk mengajar. Ini tentu ancaman dalam proses belajar mengajar.

Guna menanggulangi hal semacam itu, maka diperlukan alat peraga yang bisa membuat murid menjadi lebih mudah memahami pelajaran. Guru pun dapat menransfer ilmu dengan lebih mudah.

3. Membuat Pelajaran Lebih Menyenangkan

Murid-murid sangat membenci teori! Mereka merasa bahwa teori tidak membawa manfaat apa-apa. Nah, di sinilah peran alat peraga bagi pelajaran fisika dan matematika.

Pelajaran fisika dan matematika yang membosankan pun jadi lebih menarik dan membuat murid jadi paham betapa pentingnya kedua pelajaran tersebut.

Permasalah Alat Peraga di Indonesia

Lantas, apa kekurangan alat peraga matematika dan fisika di Indonesia? Berikut beberapa kekurangannya:

1. Banyak Alat Peraga yang Sudah Usang

Di berbagai laboratorium sekolah di Indonesia, banyak kita temui alat peraga yang sudah usang. Alat peraga itu sudah banyak digunakan dari satu generasi ke generasi yang lain.

Apalagi, beberapa alat peraga menjadi kurang relevan untuk digunakan di era kini. Masalahnya, perkembangan teknologi begitu pesat dan alat peraga lawas terkadang sudah tidak sesuai konteks zaman.

2. Perlu Perawatan Khusus

Beberapa alat peraga membutuhkan perhatian khusus, seperti bandul momentum misalnya. Lantaran terbuat dari besi, maka bandul ini jadi mudah untuk berkarat.

Maka, inilah yang menjadi tantangan-tantangan bagi sekolah-sekolah. Mereka harus meluangkan waktu untuk merawatnya dan menyimpannya di tempat yang baik.

3. Harga Relatif Mahal

Mau tidak mau, harus diakui kalau alat peraga di sekolah sering dibanderol dengan harga cukup mahal. Inilah alasan mengapa tidak semua sekolah memiliki alat peraga yang mumpuni.

Optimalisasi Alat Peraga

Sementara itu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan penggunaan alat peraga yang ada di sekolah:

1. Perencanaan Oleh Guru

Supaya penggunaan alat peraga menjadi lebih optimal, guru harus melakukan persiapan. Mereka harus tahu apa yang berniat untuk mereka sampaikan menggunakan alat peraga ini.

Apabila guru tidak memiliki perencanaan yang baik, maka penggunaan alat peraga ini menjadi percuma saja. Murid akan bingung dan guru tidak tahu apa yang harus dilakukan.

2. Menjelaskan Teori Sesudahnya

Usai melakukan praktik dengan alat peraga, guru dapat mencoba untuk menjelaskan teori di balik alat peraga ini.

Penjelasan teori ini penting supaya murid dapat memahami penerapannya secara tertulis dan hal ini tentu berpengaruh kepada nilai mereka.

Alat peraga dapat digunakan untuk menjelaskan rumus-rumus yang rumit, jadi, guru juga harus tahu rumus apa yang mau mereka jelaskan dengan alat peraga ini.

3. Perawatan yang Baik dan Pembaruan

Alat peraga tentu harus dirawat dengan baik supaya tidak usang. Alat peraga yang usang tidak hanya kurang menarik, tetapi juga berpotensi menimbulkan penyakit dan alergi bagi beberapa murid.

Untuk perawatan ini, bisa dilakukan piket laboratorium bagi para guru. Jadi, guru-guru pun bisa bergantian mengurus alat peraga yang notabene adalah tanggung jawab mereka.

Pembaruan juga penting. Misalnya, bila murid memang membutuhkan alat peraga elektronik, maka hal itu bisa dilakukan. Tentu hal ini akan sangat tergantung pada bujet sekolahan.


Itulah berbagai macam hal yang harus Anda ketahui mengenai alat peraga matematika dan juga fisika. Jika Anda seorang pengajar di sekolah, maka sesuaikan pembelian alat peraga dengan kebutuhan pembelajaran.

Sebagai orang tua ,tidak ada salahnya pula membelikan alat peraga matematika dan fisika untuk menunjang pembelajaran di rumah. Jadi, anak-anak bisa memahami kedua pelajaran ini dengan lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2021
Purwakarta Digital Network
Iconic One Theme | Powered by Wordpress