PENCEMARAN AIR : Pengertian, Penyebab, Dampak & Contoh Pencemaran Air

Pencemaran Air – Air adalah sumber daya alam yang dibutuhkan manusia. tanpa air yang bersih manusia tidak bisa minum, mandi, memasak, mencuci dan lain sebagainya.

Selain menjadi sarana kebutuhan manusia, air juga menjadi tempat makhluk hidup jenis hewan atau tanaman berkembang biak. Celakanya, di Indonesia kualitas kebersihan air semakin menurun dari tahun ke tahunnya.

Pencemaran air terjadi dimana-mana, hal ini disebabkan oleh perilaku manusia yang sering membuang sampah ke sungai ataupun perusahaan-perusahaan industri yang membuah limbah pabriknya ke aliran sungai. Mengkhawatirkan memang! 

Pengertian Pencemaran Air

pixabay.com

Pencemaran air adalah masuknya komponen, energi atau zat tertentu ke dalam air oleh kegiatan manusia, sehingga mengakibatkan kualitas air turun sampai tingkat terentu dan tak bisa digunakan sesuai peruntukannya.

Pencemaran air terjadi di hulu sungai, sungai, danau dan juga lautan. Sumber pencemaran air kebanyakan berasal dari sampah rumah tangga dan juga limbah pabrik yang sengaja di buang ke wilayah perairan.

Ciri-ciri air yang tercemar dapat dilihat dari warna, bau dan juga rasanya. Selain itu juga bisa diukur dari derajat keasaaman dan jumlah mikroorganisme dalam air. Namun, untuk mengukur apakah air tercemar secara akurat, maka perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.

 

Penyebab Pencemaran Air

pixabay.com

Pencemaran air disebabkan oleh banyak sekali, faktor-faktor penyebabnya tidak sama antara satu dengan yang lain, dalam hal ini karakternya. Berikut dibawah ini beberapa faktor yang menjadi penyebabnya :

  • Kandungan nutriennya mengalami peningkatan, menjurusnya kepada sesuatu yang dinamakan eutrofikasi.
  • Air kekurangan oksigen dalam jumlah yang banyak yang berdampak sangat hebat pada ekosistem secara keseluruhan. Kurangnya oksigen yang ada di air diakibatkan oleh sampah organik yang berasal dari air comberan. Inilah yang pada akhirnya berakibat pada pencemaran air.
  • Oksigen yang banyak berkurang di dalam air yang mengakibatkan airnya tercemar bisa diakibatkan oleh air limbah yang berisi beragam polutan hasil dari industri-industri. Misalnya seperti minyak, nutrien, toksin organik, logam berat dan padatan. Air yang berkurang oksigennya dalam jumlah yang banyak juga disebabkan karena efek termal yang dimiliki oleh air limbah. Pembangkit listrik, salah satunya yang paling banyak mengeluarkan air limbah.
  • Sungai Citarum yang dikotori atau dicemari oleh limbah yang berasal dari beberapa pabrik yang berada di sekitarnya.
  • Sampah juga bisa mengakibatkan air tercemar.
  • Para nelayan yang biasa menangkap ikan di tengah laut dengan memakai bahan peledak juga bisa menyebabkan air laut tercemar.

 

Dampak Pencemaran Air

pixabay.com

Berikut di bawah ini beberapa dampak yang diakibatkan oleh air yang sudah tercemar :

  • Bisa mengakibatkan datangnya musibah banjir, bahkan bisa saja terjadi banjir bandang.
  • Berakibat pada erosi.
  • Sumber air lama kelamaan menjadi berkurang.
  • Berbagai macam penyakit bisa datang karena air yang tercemar, airnya kotor.
  • Bisa mengakibatkan tanahnya longsor.
  • Ekosistem sungai bisa terganggu.
  • Tanah-tanah menjadi tidak subur lagi, kalaupun masih subur kesuburannya sudah jauh berkurang
  • Para nelayan menjadi rugi, bahkan bisa jadi kerugiannya akan besar sekali karena ikan-ikan yang mereka tangkap sudah tercemari, sudah tidak bagus kualitasnya, air lautnya sudah dicemari oleh bahan peledak.

 

Contoh Pencemaran Air

balebandung.com

Banyak sekali contoh yang diakibatkan oleh pencemaran air, berikut di bawah ini uraiannya :

  • Tanpa lewat pengolahan yang baik limbah yang berasal dari industri atau pabrik dibuang begitu saja ke sungai. Ekosistem sungai bisa terganggu karena senyawa toksik yang ada pada limbah tersebut, berbahaya sekali.
  • Sungai yang menjadi media untuk membuang sampah.
  • Ikan yang ada di laut yang ditangkap dengan menggunakan bahan peledak. Jelas sangat berbahaya karena bisa membuat ekosistem laut dan biota yang ada di dalam laut terganggu keseimbangannya. Ikan, makhluk hidup lainnya seperti terumbu karang yang hidup di bawah laut bisa rusak kondisinya, bahkan yang lebih parah lagi banyak yang mati.
  • Limbah rumah tangga (sampah yang dibuang dari rumah tangga yang tidak disortir terlebih dahulu), limbah nuklir dan minyak yang tumpah di tengah laut merupakan contoh yang lainnya lagi dari pencemaran air.

 

Penanggulangan Pencemaran Air

Supaya tidak berlarut-larut, air yang tercemar harus segera diatasi dengan cara yang paling tepat. Berikut cara penanggulangan pencemaran air yang paling baik :

  • Industri atau pabrik sebaiknya berlokasi di tempat yang jauh dari pemukiman padat penduduk. Tujuannya untuk mencegah lingkungan air, lingkungan darat dan lingkungan udaranya tercemari.
  • Zat-zat kimia dan pestisida harus mendapatkan pengawasan yang ekstra, jangan sampai penggunaannya di luar batas kewajaran, digunakan tidak semestinya. Karena kalau sampai berlebihan pemakaiannya akan menyebabkan predatornya banyak yang mati. Jika sudah demikian hama akan bertambah banyak.
  • Buanglah selalu sampah pada tempatnya. Sangat dianjurkan untuk mengelola sampah dengan cara yang baik. Harus dipisahkan mana sampah organik dan mana yang sampah bukan organik. Dengan begini pencemaran air bisa dicegah, dapat ditanggulangi.
  • Terus-menerus dilakukan upaya untuk mereboisasi hutan. Tujuannya supaya air dapat selalu terjaga keseimbangannya dengan baik. Hutan-hutan yang gundul ditanami lagi. Kalau tanamannya sudah tumbuh menjadi pohon yang lebat lagi, memiliki manfaat yang besar sekali mengikat air di dalam tanah. Dengan demikian air yang ada di dalam tanah bisa selalu terjaga keseimbangannya.
  • Menanggulangi pencemaran air juga bisa datang dari diri kita sendiri, Contohnya dengan sebisa mungkin mendaur ulang sampah. Sampah dan botol yang terbuat dari plastik didaur ulang menjadi bahan-bahan yang berguna, misalnya dijadikan dompet, tas, sandal dan berbagai produk yang lain.
  • Kesadaran yang terus ditumbuhkan dalam diri kita untuk lebih mencintai lingkungan, menjaga kelestarian lingkungan, sumber daya alam, dalam hal ini air dengan lebih baik dari sebelumnya juga bisa mencegah bahkan menanggulangi pencemaran air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *