PENGERTIAN BISNIS: Fungsi, Manfaat, Tujuan, Konsep, Jenis & Macam-Macamnya

Pengertian Bisnis – Secara sederhana, bisnis adalah kegiatan menjual barang atau jasa kepada konsumen dengan tujuan untuk mendapatkan laba atau keuntungan.

Bisnis umumnya dijalankan sebuah perusahaan dalam bentuk badan usaha tertentu, seperti misalnya perusahaan persorangan, persekutuan ataupun perseroan.

Berikut ini adalah beberapa informasi menarik tentang materi bisnis mulai dari pengertian bisnis, manfaat, tujuan dan jenis-jenisnya.

Pengertian Bisnis

pengertian bisnis
almarefh.net

Bisnis adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh individu atau pun kelompok organisasi yang melakukan aktivitas penjualan, produksi, distribusi, pembelian, atau pertukaran barang dan jasa.

Secara etimologi, bisnis berasal dari bahasa Inggris, yakni bussiness yang artinya kesibukan, yang mana kesibukan tersebut dapat menghasilkan keuntungan bagi seseorang atau sekelompok organisasi.

Menurut pandangan beberapa ahli, pengertian bisnis adalah sebagai berikut.

  • William Spregal berpandangan bahwa bisnis ialah kegiatan yang berkaitan dengan produksi dan distribusi barang atau jasa yang bisa diklasifikasikan dalam kegiatan-kegiatan bisnis.
  • Menurut Hopper, bisnis ialah keseluruhan yang kompleks pada bidang-bidang penjualan dan industri, meliputi industri dasar, proses, manufaktur, jaringan, perbankan, transportasi, distribusi, dan lainnya, lalu masuk secara menyeluruh ke dunia bisnis.
  • Menurut Merriam Webster bisnis ialah segala aktivitas pembuatan dan jual-beli barang/jasa kemudian ditukar dengan uang, kegiatan, atau suatu pekerjaan dan sejumlah aktivitas tersebut terselesaikan oleh sebuah perusahaan, pabrik, atau toko.
  • Brown dan Pretello mengemukakan bahwa bisnis ialah lembaga yang menghasilkan jasa dan barang yang diperlukan masyarakat serta semua hal yang meliputi berbagai usaha yang dilakukan oleh pemerintah atau swasta, tidak peduli mengejar laba atau tidak.

Sedangkan kata bisnis itu sendiri merujuk pada tiga hal berikut:

  • Badan usaha: kesatuan teknis, yuridis, dan ekonomis untuk mencari keuntungan;
  • Sektor pasar tertentu: misalnya pasar modal; dan
  • Seluruh aktivitas pada komunitas produsen barang dan jasa.

Fungsi Bisnis

fungsi bisnis
layananpoker.com

Adapun fungsi bisnis adalah sebagai berikut.

1. Form Utility atau Fungsi Produksi

Fungsi produksi ialah di mana sebuah bisnis menghasilkan suatu barang atau jasa yang dibutuhkan masyarakat. Misalnya perusahaan furniture, perusahaan jasa keuangan, roti, pakaian, meubel dan sebagainya.

2. Place Utility atau Fungsi Distribusi

Fungsi distribusi, yaitu di mana sebuah bisnis menyalurkan suatu barang atau jasa ke lokasi terdekat yang bisa dijangkau konsumen. Misalnya, angkutan barang laut, darat, dan udara.

3. Possession Utility atau Fungsi Penjualan

Yaitu fungsi pada saat melakukan penjualan atau ketika perusahaan menjualkan barang atau jasanya kepada para konsumen.

4. Time Utility

Ialah manfaat penyimpanan dan pemasaran dalam bisnis, di mana barang pada saat itu dinilai kurang bermanfaat, berencana dikeluarkan pada saat barang tersebut lebih bermanfaat.

Di dalam buku The World Of Business (1979) yang ditulis oleh seorang ahli yang bernama Steinhoff, ada tiga fungsi utama dalam kegiatan bisnis, yaitu:

  • acquiring raw material, yaitu fungsi untuk mencari bahan mentah;
  • manufacturing raw materials into product, yaitu fungsi untuk mengubah bahan mentah menjadi barang jadi; dan
  • distributing product to consumers, yaitu fungsi untuk menyalurkan atau mendistribusikan produk yang dihasilkan kepada para konsumen.

Tujuan Bisnis

digitaloceanspaces.com

Tujuan utama dari seseorang atau organisasi yang menjalankan bisnis adalah mendapatkan keuntungan dengan memproduksi barang atau jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Adapun jika dijabarkan lebih spesifik, tujuan bisnis antara lain sebagai berikut.

1. Menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat

Adanya bisnis akan membuka banyak lapangan pekerjaan baru, yang mana artinya dapat mengurangi angka pengangguran. Bisnis sangat bermanfaat bagi yang membutuhkan pekerjaan.

2. Untuk menunjukkan prestise dan prestasi

Jika kegiatan bisnis naik, akan menunjukkan prestise dan prestasi perusahaan tersebut.

3. Untuk memperoleh keuntungan

Seperti tujuan utama dari bisnis itu sendiri, yaitu memperoleh keuntungan yang bisa digunakan untuk mengelola perusahaan agar tetap beroperasional dalam jangka waktu yang panjang.

4. Untuk menunjukkan eksistensi sebuah perusahaan dalam jangka panjang

Sebuah perusahaan dikatakan ada atau sukses jika di dalamnya terdapat kegiatan bisnis yang  berkepanjangan dari waktu ke waktu.

5. Untuk pengadaan barang atau jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat

Adanya bisnis diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat yang akan meningkatkan kualitas hidup setiap individunya.

6. Guna mencapai kesejahteraan pemilik faktor produksi dan masyarakat

Tujuan bisnis sendiri juga agar kesejahteraan, baik pemilik faktor produksi maupun masyarakat, bisa terpenuhi. Sehingga, keduanya pun sama-sama diuntungkan.

7. Untuk meningkatkan kemajuan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara umum

Jika suatu bisnis dapat menciptakan lapangan pekerjaan, tentu pertumbuhan ekonomi di suatu daerah akan ikut meningkat, karena kualitas hidup tiap individu juga meningkat.

8. Full Employment

Merupakan keadaan di mana seluruh faktor produksi telah digunakan secara efisien dan keadaan perekonomian menuju kesejahteraan ditandai dengan tingkat pengangguran yang hanya kurang lebih 4%.

Konsep Bisnis

ajaib.co.id

Ialah gagasan-gagasan yang konkret dalam mewujudkan suatu usaha dengan merujuk pada nilai-nilai usaha, tujuan usaha, dan target pasar. Fungsi dari konsep bisnis sebagai pedoman dalam menyusun rencana kerja dalam mencapai target dan tujuan usaha.

Langkah-langkah membentuk konsep bisnis adalah sebagai berikut.

  • Tetapkan filosofi usaha, yakni nilai-nilai dalam menjalankan bisnis yang bersifat permanen dan abadi. Cara menetapkannya dengan menelusuri sejarah usaha, memahami prinsip-prinsip hidup pemilik dan mendengarkan cita-cita pemilik.
  • Tetapkan visi dan misi usaha, bayangkan bisnis tersebut hingga 30 atau 50 tahun ke depan. Misinya dengan menentukan prinsip cara-cara dalam mencapai visi tersebut.
  • Tentukan target market, semakin detail uraian tergetnya akan membentuk konsep bisnis yang lebih efektif. Demografi target market mulai dari usia, jenis kelamin, profesi, suku, agama, pendidikan, dan lain sebagainya. Selain itu, Anda juga harus menentukan geografi target market, seperti radius tempat tinggal dari outlet, radius tempat kerja, jenis lingkungan tempat tinggal, dan lain sebagainya.
  • Munculkan gagasan-gagasan atau ide-ide di setiap lini usaha yang menjadi konsep dengan mengacu pada landasan usaha dan taget market. Contoh: konsep produk atau jasa apa yang akan dijual, konsep produksinya, konsep supplier, dan sebagainya.

Jenis-Jenis Bisnis (Ekstraktif, Agraris, Industri, Jasa)

textmarks.com

1. Bisnis Ekstraktif

Ialah kegiatan bisnis yang bergerak di bidang pertambangan dengan menggali bahan-bahan tambang yang terkandung dalam perut bumi. Contoh dari usaha ini seperti emas, batu bara, tembaga, besi, alumunium dan sebagainya.

2. Bisnis Agraris

Merupakan kegiatan bisnis yang bergerak di bidang pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan dan kehutanan.

3. Bisnis Industri

Ialah segala kegiatan yang bergerak di bidang industri manufacturing, seperti industri pembuatan pesawat terbang, garmen, tekstil, mebel, kertas, dan lain sebagainya.

4. Bisnis Jasa

Adalah semua bisnis yang bergerak di bidang jasa yang menghasilkan produk-produk tidak berwujud, seperti jasa asuransi, pendidikan, pariwisata, kesehatan, perbankan, kecantikan, dan lain sebagainya.

Macam-Macam Bisnis 

peluangbisnisorganik.blogspot.com

Seperti yang dijelaskan di atas, pengertian bisnis ini pada akhirnya akan merujuk pada skup atau sektor tertentu yang dicakup.

Berdasarkan kegiatannya bisnis dapat diklasifikasi menjadi tiga bagian, yaitu:

  • Produksi (Production), ialah suatu kegiatan yang dilakukan untuk mengolah sumber-sumber yang ada atau suatu bahan agar tercipta suatu produk atau barang yang memiliki nilai guna yang lebih tinggi serta menaikkan faedah.
  • Distribusi (Distribution), ialah suatu proses penyaluran atau penyampaian barang atau jasa dari produsen ke konsumen dan para pemakai (user), di mana barang dan jasa tersebut adalah yang diperlukan.
  • Konsumen (Consumtion), ialah setiap orang yang memakai barang atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik untuk kepentingan individu/ diri sendiri, orang lain, keluarga maupun makhluk hidup dan tidak untuk diperdagangkan kembali.

Adapun macam-macam bisnis adalah sebagai berikut.

  • Bisnis pertanian, yakni usaha di bidang pertanian atau agro bisnis yang meliputi bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan lain sebagainya.
  • Bisnis transportasi, yaitu usaha di bidang tranportasi yang membantu mobilitas masyarakat dalam menyalurkan barang.
  • Bisnis konstruksi, ialah usaha di bidang pembangunan konstruksi/ infrastruktur, contohnya jalan raya, gedung bertingkat, bandara udara, dan lain sebagainya.
  • Bisnis produksi bahan mentah, ialah bidang usaha yang bergerak di bidang pertambangan, kehutanan, dan banyak lagi, di mana produk yang dihasilkan ialah berupa bahan mentah untuk diolah kembali.
  • Bisnis manufaktur, yakni usaha di sektor pengolahan bahan baku/ bahan mentah menjadi bahan jadi.
  • Bisnis komunikasi, ialah usaha di bidang komunikasi yang membantu masyarakat khususnya hal komunikasi dan informasi. Misalnya, televisi, radio, telepon, dan lainnya.
  • Bisnis perdagangan besar/kecil, yaitu usaha di bidang niaga yang berperan sebagai perantara antara produsen dengan konsumen (pengecer dan disrtibutor).
  • Bisnis finansial, asuransi, dan real estate, yaitu usaha di bidang keuangan yang membantu masyarakat dalam hal kredit permodalan, asuransi, dan juga perencanaan dan kredit kepemilikan properti.
  • Bisnis jasa, yakni usaha yang kegiatannya menciptakan dan menjual produk tak berwujud berupa jasa untuk menghasilkan keuntungan.
  • Bisnis online, ialah bisnis yang dikerjakan secara online via melalui internet. Seperti bisnis pada umumnya, dalam bisnis online barang apa saja bisa diperjualbelikan. Dalam perkembangan digital yang sangat pesat, bisnis online bisa dilakukan di berbagai media, salah satunya website, twitter, facebook, instagram, blog, path dan lain sebagainya.
  • Bisnis informasi, ialah suatu bisnis yang menghasilkan keuntungan atau laba terutama dari penjualan kembali properti intelektual.
  • Bisnis utilitas, ialah suatu bisnis yang mengoperasikan jasa untuk publik atau masyarakat umum, seperti air, listrik yang mana kegiatan ini biasanya didanai dan dikelola oleh pemerintah.

Manfaat Bisnis

id.techinasia.com

Bisnis memiliki manfaat besar, di antaranya adalah sebagai berikut.

1.. Bebas Mengatur Waktu

Berhubung Anda sendiri yang memiliki dan mengelola bisnis tersebut, otomatis jam kerjanya Anda sendiri yang menentukan dan mengaturnya.

Waktu jam kerja menjadi lebih fleksibel, apalagi jika lebih ingin bersantai. Seiring besarnya bisnis yang dijalani, Anda juga mulai bisa merekrut pegawai untuk membantu bisnis.

2. Menggaji Diri Sendiri

Besar-kecilnya pemasukan, Anda sendiri yang menentukan sesuai dengan usaha yang telah dilakukan. Tidak sama seperti halnya bekerja di kantoran yang selalu mendapat nominal sama di setiap bulannya.

3. Menjadi Bos

Dengan berbisnis, Anda akan menjadi pemimpin dan penentu keputusan dalam bisnis yang dijalani. Besar-kecilnya bisnis, tergantung dengan kemampuan Anda menjadi pemimpin.

4. Menentukan Masa Depan yang Lebih Baik

Semakin gigih dan semangat dalam menjalankan bisnis, semakin besar peluang Anda untuk memiliki masa depan yang lebih baik alias lebih cerah.

Beberapa tujuan yang ingin dicapai sebagai pelaku bisnis di antaranya:

  • Untuk memakmurkan keluarga.
  • Ingin mencukupi berbagai kebutuhannya.
  • Ingin mencoba hal baru.
  • Ingin dikenal banyak orang.
  • Ingin memanfaatkan waktu luang.
  • Ingin mendapatkan simpati.
  • Ingin meneruskan usaha keluarga, dan
  • Ingin mempunyai usaha sendiri dan tidak bekerja kepada orang lain.

Demikian artikel menganai dunia bisnis, mulai dari bahasan pengertian bisnis fungsi, tujuan, macam-macam jenis bisnis dan juga contohnya. Sekian.. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *