PERBEDAAN Sub Domain, Parked Domain & Ad On Domain

Arti Sub Domain – Dalam dunia website, selain hosting dan juga server, anda harus mengenal istilah-istilah yang berkaitan dengan domain, seperti misalnya sub domain, aged domain, parked domain, ad-on domain dan lain sebagainya.

Dengan mengenal istilah-istilah diatas, diharapkan nantinya anda tidak akan kesulitan ketika orang lain berbicara tentang istilah tersebut.

Adapun, agar anda lebih memahami tentang apa itu sub domain, parked domain. Berikut ini adalah beberapa istilah yang berhubungan dengan domain yang tidak ada ruginya anda ketahui.

Apa Itu Domain?

pixabay.com

Sebelum membahas tentang sub-domain dan juga istilah lainnya, anda harus tahu terlebih dahulu apa itu arti dari domain.

Secara sederhana, domain adalah sebuah nama unik yang menandakan alamat suatu website. Dalam sistem jaringan, sebetulnya sebuah website mempunyai identitas berupa deretan angka bernama IP. Namun, angka tersebut menyusahkan orang karena sulit diingat.

Maka dari itu, domain hadir untuk menggantikan alamat IP agar user lebih mudah ketika akan mengunjungi sebuah halaman website.

Adapun, domain sendiri terdiri dari 2 bagian, yakni nama domain dan juga ekstensi. Contoh ekstensi domain yang biasa digunakan diantaranya adalah .com .org. id .net dan juga ekstensi-ekstensi lainnya.

Untuk memiliki sebuah domain, anda harus membeli domain tersebut di provider domain murah dan hosting seperti misalnya Niagahoster. Harga setiap domain berbeda tergantung ekstensi yang anda pilih.

Apa Itu Sub Domain?

Sedangkan sub domain adalah sebuah alamat tambahan yang menginduk pada domain utama. Sub domain biasanya berdiri sebelum nama domain utama dan dipisahkan oleh tanda titik.

Dari sisi fungsi, sub domain memiliki beragam kegunaan, diantaranya adalah untuk membagi kategori sebuah halaman web, seperti misalnya kategori kota, niche, bahasa, cabang perusahaan, members dan lain sebagainya.

Untuk membuat sub domain anda bisa melakukan setting di area server dan hosting anda, pembuatan sub domain sifatnya gratis karena yang berbayar hanyalah pembelian dan perpanjangan nama domain utama.

Jika terjadi sesuatu pada domain utama, misalnya lupa perpanjangan domain, sub domain pun nantinya juga akan ikut terpengaruh. Maka dari itu, sebelum membuat sub domain anda harus mempertimbangkannya secara matang.

 

Apa Itu Parked Domain?

pixabay.com

Seperti diketahui, sebuah domain tidak mungkin bersifat double. Satu nama domain hanya bisa dibeli dan digunakan oleh satu user. Jika sebuah domain sudah terdaftar maka anda tidak bisa membeli tersebut di provider domain manapun.

Maka dari itu, biasanya seseorang akan membeli domain yang dianggapnya memiliki nama bagus dan memarkirkannya atau membuatnya menjadi parked domain.

Parked domain adalah sebuah domain yang sudah dibeli seseorang, namun tidak digunakan dan tidak dihubungkan ke server dan hosting karena satu dan lain hal.

Dengan memarkir sebuah domain artinya anda telah mengamankan nama sebuah domain yang mungkin anda suka.

Adapun, biasanya seseorang memilih memarkirkan domain dengan beberapa tujuan, diantaranya adalah untuk menjual nama domain tersebut ke orang lain, mengamankan nama domain sebelum nanti digunakan dan juga lain sebagainya.

Apa Itu Ad On Domain?

Add on domain adalah sebuah nama domain utama yang ditambahkan setelah domain lain yang ada dalam sebuah hosting.

Secara sederhana, add on domain adalah website baru yang akan anda instal di server yang sama dengan domain website yang pernah ada sebelumnya.

Untuk membuat add on domain anda bisa melakukannya di Cpanel. Tutorial pembuatan add-on domain dapat anda lihat di artikel lain ataupun video tutorial pembuatan add on domain di youtube.

Contoh Domain dan Sub Domain 

pixabay.com

Penamaan sebuah domain umumnya terdiri dari protokol (https/http), nama domain dan juga ekstensi domain. Contoh dari sebuah nama domain misalnya niagahoster.com. Dimana niagahoster berdiri sebagai nama domain dan .com adalah ekstensi dari domain tersebut.

Sedangkan contoh sub domain misalnya jakarta.niagahoster.com. Kata jakarta berdiri sebagai nama sebuah sub domain. Ia berdiri di belakang nama domain utama dan dipisahkan oleh tanda titik.

Adapun, domain biasanya digunakan untuk penamaan sebuah website. Dalam prosesnya domain yang telah anda beli nantinya harus dihubungkan dengan hosting dan server agar website bisa berjalan.

Untuk lebih memudahkan anda dalam pembuatan website, sebaiknya anda menggunakan CMS tertentu seperti misalnya wordpress. Anda bisa mempelajari cara pembuatan website di toturial-tutorial yang banyak tersebar di internet.

Dalam sebuah analogi sederhana, domain bisa dikatakan sebagai nama toko yang biasanya dipajang di depan toko. Adapun hosting adalah rak-rak yang berisi makanan di dalam toko. Jadi, domain dan hosting sebetulnya adalah 2 hal yang tidak dapat dipisahkan dari pembuatan website.  Anda harus memiliki keduanya agar website anda bisa berjalan.

Akan tetapi, jika misalnya anda hanya membeli domain dan tidak membeli/menyewa hosting sebetulnya bisa saja, namun website tidak akan bisa berjalan. Sebuah domain yang dibeli tanpa dihubungkan ke hosting nantinya dinamakan sebagai Parked domain seperti yang sebelumnya kita bahas.

Nah, kurang lebih itulah beberapa pengertian dari addon domain, sub domain, parked domain dan juga domain itu sendiri. Untuk perbedaan diantara ke 4 nya anda bisa simpulkan sendiri dari masing-masing pembahasan diatas. Semoga artikel ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.