Arti Syafakillah dan Syafakallah Serta Penjelasannya, Terlengkap!

Syafakillah dan Syafakallah adalah ungkapan atau ucapan ketika kita mendapati seseorang baik itu kerabat, saudara ataupun tetangga sedang dalam keadaan sakit.

Arti Syafakillah / Syafakallah artinya adalah semoga Allah menyembuhkanmu. keduanya memiliki arti sama, hanya saja perbedaannya  terletak pada cara penggunaannya. Syafakillah digunakan ketika yang sedang sakit tersebut adalah perempuan. Sedangkan Syafakallah diucapkan kepada laki-laki. Adapun untuk orang yang jumlahnya lebih dari satu. Menurut tata bahasa bahasa Arab, menggunakan kalimat “Syafahallah”.

Perlu digaris bawahi bahwa Kalimat Syafakillah dan Syafakallah ini adalah sebuah seruan atau ungkapan sehari-hari bahasa Arab yang biasa digunakan. dan balasan ucapan Syafakillah sendiri tentu saja adalah Terima Kasih yang arti dalam bahasa Arabnya adalah “Syukron”


Do’a Untuk Orang Sakit


syafakillah
islamdnet.blogspot.co.id

Nah, Ketika menjenguk orang sakit Rasulullah SAW sendiri mengajarkan kita beberapa do’a untuk kesembuhan orang yang sedang tertimpa penyakit tersebut. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

إِذَا دَخَلَ عَلَى مَنْ يَعُوْدُ قَالَ: لاَ بَأْسَ طَهُوْرٌ إِنْ شَاءَ اللهُ.

“Apabila beliau mengunjungi orang yang sakit, beliau berkata, ‘Laa ba’-sa thahuurun insyaa Allaah (Tidak mengapa semoga sakitmu ini membuat dosamu bersih, insya Allah).’” [HR. Al-Bukhari]

Adapun do’a lainnya adalah:

للَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ وَاشْفِ أَنْتَ الشَّافِيْ لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَماً. 

“Allahumma Robbannas, Adz-Hibil Ba’sa Isyfi Antasy-Syafi La Syifa’a Illa Syifa’uka Syifa’an La Yughadiru Saqoman.”

Artinya : “Ya Allah Tuhan dari semua manusia, hilangkan segala penyakit, sembuhkanlah, hanya Engkau yang dapat menyembuhkan, tiada kesembuhan kecuali dari pada-Mu, sembuh yang tidak dihinggapi penyakit lagi.”


Ungkapan Bahasa Arab Sehari-Hari


syafakillah dan syafakallah
hellohijabers.wordpress.com

Selain dari Syafakillah dan Syafakallah masih banyak ungkapan-ungkapan bahasa Arab yang biasa digunakan masyarakat disekitar kita. Baik itu di lingkungan nyata maupun di film-film bertemakan tentang Islam. Berikut adalah beberapa diantaranya.

1. Syukran – Terima Kasih
2. Jazaakumullah Khairan Katsiran – Semoga Allah membalas kalian dengan kebaikan banyak.
3. Barakallahu fiik – Semoga Allah memberikan keberkahan kepadamu.
4. Barakallah fii umrik – Semoga Allah memberikan keberkahan atas umurmu
5. Fii amaanillah – Semoga dalam lindungan Allah.
6. Ilalliqa – Sampai Bertemu Lagi, diucapkan orang yang pergi / pamit.
7. Maas Salaamah – Semoga dalam keselamatan, Jawaban no 6.
8. Shahih – Benar.
9. Tafadhdhal – Silakan, Digunakan untuk laki-laki (tunggal) ataupun Umum.
11. Tafadhdhalii – Silakan, Digunakan untuk perempuan (tunggal).

10. Mumtaaz – Keren, Mantap – Bagus banget, Untuk menunjukan pujian).
11. Laa Adri – Tidak tahu.
12. Syafakillah – Semoga Allah menyembuhkanmu (perempuan)
13. Syafakallah – Semoga Allah menyembuhkanmu (laki-laki)
14. Na’am –  Iya / Ya
15. Laa – Tidak
16. Ahlan wa Sahlan – Selamat Datang.
17. Kayfa Halukh – Apa Kabar?
18. Akhi – Saudaraku (laki-laki, tunggal).
19. Ukhti – Saudariku (perempuan, tunggal).
20. Ikhwan – Saudaraku (Jamak/banyak).
21. Akhwat – Saudariku (Jamak/banyak).
22. Ana – Saya
23. Anta – Kamu (laki-laki)
24. Fulan – Seseorang yang tidak di ketahui namanya (si fulan = si anu)  
25. Fulanah – Sama seperti No 24 (untuk perempuan)

Adapun Beberapa Ucapan Lain yang Merupakan Bentuk pujian terhadap Allah SWT 

Alhamdulillah (Segala puji bagi Allah). 
Subhanallah (Maha Suci Allah).
AllahuAkbar (Allah Maha Besar).
Masya Allah (Itu terjadi atas kehendak Allah).
Insya Allah (Bila Allah Berkehendak).
Wallahu A’lam Bishawab (dan Allah lebih mengetahui yang sebenar-benarnya).

Demikianlah penjelasan tentang arti dari Syafakillah, Syafakallah, Syafahallah juga Barakallah fii umrik dan juga kosakata bahasa Arab yang sering masyarakat Indonesia gunakan dalam kehidupan sehari – hari.

Semoga bermanfaat untuk rekan pembaca sekalian 🙂  Wallahu A’lam Bishawab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *