PENGERTIAN LIMBAH : Jenis Jenis, Dampak dan Contoh Limbah

Pengertian Limbah – Kita sering mendengar kata limbah, utamanya pada hal-hal yang berhubungan dengan pencemaran lingkungan. Secara sederhana. Limbah adalah sisa-sisa dari suatu kegiatan usaha.

Limbah lebih identik dangan hal-hal berbau Industri. Hasil dari proses industri yang sudah tidak terpakai  itulah yang disebut limbah industri. Limbah sebetulnya dapat dimanfaatkan terutama untuk industri kreatif semacam kerajinan tangan dan sebagainya.

Namun, ada satu jenis limbah paling berbahaya yang disebut Limbah B3 yang merupakan kependekan dari limbah Bahan Berbahaya dan Beracun. Limbah jenis inilah yang turut berperan banyak dalam pencemaran lingkungan. Utamanya pencemaran di aliran-aliran sungai.

Pengertian Limbah

pixabay.com

Dalam PP no.18 tahun 1999 disebutkan bahwa Pengertian Limbah adalah sisa suatu kegiatan/usaha”. Dalam pengertian lain limbah adalah buangan yang dihasilkan dari aktivitas-aktivitas produksi, baik itu domestik ataupun non-domestik.

  • Domestik meliputi: rumah tangga, pasar, sekolah, pusat keramaian ataupun sebagainya.
  • Non-Domestik meliputi: Pabrik, transportasi, industri, pertanian peternakan dsb.

Dalam jumlah tertentu limbah berdampak negatif pada lingkungan utamanya pada kesehatan manusia dan ekosistem hewan dan juga tumbuh-tumbuhan.

Contoh limbah yang berasal dari limbah domestik diantaranya adalah: kaleng, plastik, kardus, botol bekas, sisa makanan, sisa air deterjen dsb

Sedangkan, contoh limbah yang berasal dari sektor non-domestik diantaranya: sisa kain atau zat pewarna industri tekstil, zat pengawet, sisa olahan pabrik tempe tahu dan sebagainya.

Jenis Limbah Berdasarkan Sumbernya 

1. Limbah Domestik

Limbah domestik adlah limbah yang dihasilkan dari sisa kegiatan rumah tangga, sekolah pasar dan tempat-tempat umum. Contohnya: botol plastik, sisa makanan, kaleng, air sabun bekas dll.

2. Limbah Non-Domestik

Limbah non-domestik meliputi limbah-limbah yang dihasilkan dari industri, pabrik, perikanan, peternakan, pertanian, medis dan sabagainya.

Jenis Limbah Berdasarkan Wujudnya

1. Limbah Padat

Limbah padat disebut juga dengan sampah yang memiliki wujud padat dan juga biasanya bersifat kering. Berbedanya dengan jenis limbah lainnya dimana limbah padat ini tidak dapat menyebar dan juga tidak dapat berpindah seperti jenis limbah lainnya.

Limbah padat ini hanya bisa pindah atau juga menyebar jika Anda orang yang memindahkannya. Bisa dikatakan jika Anda bisa dengan mudah untuk menemukan limbah padat ini disekitar Anda.

Contohnya limbah padat adalah sampah plastik, botol bekas, botol kaca, kertas dan masih banyak lagi contoh lainnya.

2. Limbah Cair

Adapun jenis limbah lainnya yaitu jenis limbah cair. Tahukah Anda jika limbah cair ini merupakan jenis limbah yang berasal dari sisa dari kegiatan yang biasanya berbentuk cairan dan juga sering bercampur dengan bahan-bahan lainnya yang dengan mudah larut kedalam air.

Bisa dikatakan jika limbah cair ini sering sekali ditemukan dalam limbah rumah tangga. Contohnya seperti limbah hasil sisa air cucian pakaian Anda, limbah sisa air tinja, limbah sisa air pewarna yang sering ditemukan di beberapa pabrik baik itu pabrik tekstil dan juga pabrik produksi tahu dan tempe, serta masih banyak lagi contoh limbah cair lainnya.

3. Limbah Gas

Bisa dikatakan jika limbah gas ini tergolong limbah yang berbahaya, karena limbah gas ini terdiri dari beberapa jenis senyawa kimia yang tercampur dalam gas. Selain itu limbah gas ini bisa dengan mudah untuk menyebar karena penyebarannya melalui udara.

Beberapa contoh limbah gas ini berupa limbah nitrogen, limbah freon, limbah karbon monoksida dan limbah sulfur oksida. Dimana beberapa contoh limbah ini sangat berbahaya bagi kesehatan apabila dihirup oleh Anda. Karena bisa mengganggu sistem pernapasan juga.

4. Limbah Suara

Limbah suara ini bisa dikatakan sebagai suatu gelombang bunyi yang sangat mengganggu karena penyebarannya melalui udara.

mia yang berasal dari rumah sakit atau juga beberapa tempat pelayanan kesehatan lainnya.

Jenis Limbah Berdasarkan Senyawanya

1. Limbah Organik

Limbah organik adalah limbah yang mengandung senyawa karbon yang berasal dari makhluk hidup, seperti kotoran hewan, buah-buahan yang busuk.

2. Limbah Non Organik.

Limbah ini merupakan limbah yang sangat sulit untuk terurai seperti kaca, plastik.

3. Limbah B3 (Bahan Bahaya Beracun)

Pengertian Limbah B3 adalah sisa suatu kegiatan/usaha yang mengandung bahan berbahaya atau beracun yang karena sifat, konsentrasi ataupun jumlahnya dapat merusak dan mencemari sekaligus membahayakan kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.

Pengelolaan Limbah

pixabay.com

Pengurangan limbah ini tentu saja bisa dilakukan dengan beberapa hal.Salah satunya yaitu dengan cara mengelola limbah tersebut. Beberapa cara pengelolaan limbah yang bisa Anda lakukan yaitu dengan cara daur ulang, namun tentu saja tidak semua limbah bisa Anda daur ulang.

Anda bisa mendaur ulang seperti limbah berupa plastik, botol plastik, kaca, kain perca yang bisa dijadikan sebagai benda baru dan kerajinan tangan. Beberapa limbah ini harus diolah dengan sangat hati-hati karena jika tidak maka akan sangat membahayakan bagi keselamatan jiwa. Anda bisa mengolahnya dengan cara penyaringan, filtrasi, atau juga dengan menggunakan teknologi membran yang canggih.

Bahkan beberapa limbah bisa diolah dengan menggunakan proses reduksi-oksidasi atau juga bisa dengan menggunakan cara aerob dan anaerob.

Dampak Limbah

Jika tidak dikelola dengan baik, maka limbah-limbah ini tentu saja akan berdampak terhadap kehidupan Anda dan juga lingkungan sekitar. Seperti dampak limbah terhadap manusia, mulai dari terserang dengan berbagai macam penyakit seperti diare, tifus, gangguan saraf, sesak nafas hingga juga bisa menyebabkan keracunan yang berujung pada kematian.

Adapun dampak limbah ini terhadap lingkungan mulai dari terganggunya ekosistem lingkungan sekitar dan apabila limbah cairan yang mengandung bahan kimia masuk kedalam tanah dan bercampur dengan air tanah maka akan sangat berdampak pada kesuburan tanah hingga air yang akan dikonsumsi oleh manusia.

Credits: Waluyo, lud

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *